
KUNINGAN – Suasana hangat dan penuh optimisme menyelimuti pertemuan silaturahmi yang digelar Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Kuningan. Acara yang dihelat pada Jumat sore pekan lalu di Kajene Forest tersebut menjadi panggung apresiasi bagi tim futsal putra dan putri Kabupaten Kuningan yang baru saja menorehkan prestasi gemilang dengan memastikan diri lolos ke ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Pertemuan itu dihadiri oleh jajaran pengurus AFKAB, manajemen tim, pelatih, serta para pemain yang telah menyelesaikan babak kualifikasi dengan hasil memuaskan. Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan, diwarnai refleksi perjalanan tim serta pesan-pesan motivasi menjelang persiapan intensif menuju Porprov mendatang.
Ketua AFKAB Kuningan, M. Rangga Gumilar, menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas perjuangan keras para pemain dan dedikasi pelatih. Ia menilai, capaian lolos ke Porprov merupakan buah nyata dari kerja keras, disiplin, dan kekompakan yang telah dibangun oleh seluruh elemen tim sejak masa persiapan dimulai.

“Capaian ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari perjalanan kita menuju prestasi yang lebih tinggi di Porprov nanti. Mari kita jaga semangat dan kekompakan agar performa tetap terjaga hingga waktu pertandingan tiba. Kuningan punya potensi besar, dan futsal harus menjadi salah satu kebanggaan daerah,” tegasnya.
Rangga juga menegaskan komitmen penuh dari AFKAB untuk terus memberikan dukungan tanpa henti, baik dalam bentuk fasilitas latihan, pendampingan teknis, maupun upaya pemenuhan kebutuhan tim lainnya. Menurutnya, keberhasilan tim futsal Kuningan menjadi bukti konkret bahwa pembinaan olahraga di daerah berjalan di jalur yang tepat, meskipun harus berjuang dengan segala keterbatasan sumber daya.
Sementara itu, Manajer Tim Futsal Kuningan, Thony Indra Gunawan, menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut memiliki makna lebih dari sekedar acara seremonial. Bagi Thony, ini adalah momentum krusial untuk memperkuat ikatan emosional, menjaga solidaritas antara pemain, pelatih, dan pengurus, serta menyamakan visi target di Porprov.

“Setelah perjuangan panjang dan melelahkan di babak kualifikasi, kini kita kembali fokus 100 persen menyiapkan diri. Program latihan akan disusun sedemikian rupa agar kondisi fisik, teknik, dan kekompakan tim tetap terjaga pada level optimal,” tutur Thony. Ia menetapkan target jelas, yaitu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali untuk Kabupaten Kuningan di Porprov 2026.
Menurut Thony, perjalanan tim futsal Kuningan menuju Porprov bukan tanpa tantangan, terutama dari segi pendanaan dan persaingan yang semakin ketat. Namun, ia menekankan bahwa dukungan masif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan antusiasme masyarakat, telah menjadi energi tersendiri bagi para pemain untuk terus berjuang.
Acara diakhiri dengan sesi ramah tamah yang penuh kebersamaan. Sebagai bentuk penghargaan, AFKAB Kuningan menyerahkan apresiasi simbolis kepada seluruh pemain dan staf pelatih yang dinilai berperan besar dalam kesuksesan tim ini.
Rangga menutup acara dengan pesan penting agar seluruh anggota tim tetap rendah hati dan tidak cepat puas. “Jangan cepat puas. Lolos Porprov adalah pintu pertama yang berhasil kita buka. Tantangan sesungguhnya justru ada di depan mata, di arena Porprov nanti,” tutupnya.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari AFKAB, tim futsal Kabupaten Kuningan kini menatap Porprov Jawa Barat 2026 dengan optimisme tinggi, bertekad membuktikan bahwa komitmen dan solidaritas mampu mengantar prestasi olahraga daerah menuju puncak tertinggi. (ali)





Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.