KUNINGAN – Bazar Murah TNI dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI diserbu warga Desa Padamenak, Kecamatan Jalaksana, Rabu,(23/9/2026). Harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibanding harga pasaran menjadi daya tarik utama masyarakat untuk datang dan berbelanja.

Kegiatan yang digelar Kodim 0615/Kuningan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Bazar Murah TNI secara serentak di seluruh Indonesia. Pelaksanaannya turut dipantau secara terpusat melalui video conference oleh Kasgorgartap 1/Jakarta Panglima TNI, Brigjen TNI Fitriana Nur Heru Wibawa.

Sejak kegiatan berlangsung, warga tampak antusias mendatangi lokasi bazar untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok rumah tangga. Sebanyak 15 stan UMKM dan stan sembako disiapkan untuk melayani masyarakat.

Sejumlah komoditas pangan disediakan dalam jumlah cukup besar, di antaranya 2 ton beras, 200 kilogram minyak goreng, dan 250 kilogram telur ayam. Berbagai kebutuhan lainnya seperti gula pasir, tepung terigu, daging sapi, daging ayam, bawang, tomat, hingga cabai juga tersedia dengan harga terjangkau.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras Gapoktan Rp62.000 per 5 kilogram, beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Sania Rp19.500 per liter, minyak goreng Siip Rp16.000 per 800 mililiter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, serta tepung terigu Rp8.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan protein, daging sapi dijual Rp130.000 per kilogram, daging ayam Rp35.500 per ekor, sedangkan telur ayam Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, bawang merah tersedia Rp27.000 per kilogram, bawang putih Rp7.000 per 250 gram, tomat Rp2.000 per 500 gram, cabai hijau besar Rp4.000 per 250 gram, dan cabai rawit hijau Rp8.000 per 250 gram.

Kasdim Kodim 0615/Kuningan, Inf Syaefudin, mengatakan bahwa bazar murah tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Bazar murah ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Kami ingin hadir dan membantu meringankan beban warga, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan yang terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih ringan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Semoga kehadiran kami dapat sedikit membantu meringankan beban rumah tangga sekaligus mempererat tali silaturahmi antara TNI dengan rakyat,” katanya.

Selain menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, bazar juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, pihaknya berharap kehadiran TNI tidak hanya dirasakan dalam konteks pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Bazar Murah TNI tersebut berlangsung hingga Rabu (23/9/2026), dengan masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh kebutuhan pokok sekaligus produk UMKM lokal dengan harga yang lebih terjangkau.