Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s
Ragam

Bima Suci Pertegas Cetak Atlet Berprestasi

Perayaan HUT Bima Suci ke-58 di D'Jons Pool Family, Sabtu, (14/2/2026).

KUNINGAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Bima Suci berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan digelar di D’Jons Pool Family, Sabtu, (14/2/2026). Momentum itu sekaligus menjadi refleksi bagi paguron untuk mencetak generasi berprestasi, khususnya dalam bidang olahraga Pencak Silat.

‎Hal itu disampaikan, Ir. Toto Suprito selaku Ketua Perguruan Pencak Silat Bima Suci Kuningan. Menurutnya, selama lebih dari lima dekade, perguruan yang ia pimpin telah berupaya mencetak generasi yang berprestasi.

‎Ia menyebut, prestasi yang telah diraih menjadi citra baik bagi perguruannya. Mulai dari kejuaraan Bupati Cup, Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Pekan Olahraga Pelajar Wilayah, hingga ajang nasional yaitu Sea Games.

‎”Kami akan terus berupaya, bagaimana bisa mencetak generasi, unggul dalam prestasi dan bisa mengharumkan nama daerah ke kancah nasional dan internasional,” ujar Toto.

‎Selain itu, ia menerangkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi salah satu kunci kemajuan perguruan yang ia pimpin. Pihaknya menyadari, Bima Suci di Kuningan tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya sinergitas, terlebih di tengah tantangan global yang kompleks.

‎”Kami harus membuka diri, berkolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI dan Polri, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat untuk kemajuan pencak silat di Kabupaten Kuningan. Yang paling penting, kunci kekuatan Bima Suci yaitu bagaimana bisa membangun kebersamaan,” jelas Toto.

‎Sementara itu, Guru Besar Perguruan Silat Bima Suci, Cecep Aziez Ramdhani menegaskan, refleksi di momen itu tidak terlepas dari tiga pilar yang sering digaungkan, yakni sholat, sholawat, dan silat. Ketiganya tidak sekedar slogan tetapi harus diimplementasikan untuk membentuk karakter seorang pendekar yang sejati.

‎”Sholat, sholawat dan silat merupakan tiga pilar yang tidak dipisahkan satu sama lain. Sholat merupakan fondasi hubungan kita dengan sang maha pencipta, sholawat bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah Saw. Dengan sholawat keberkahan selalu menyelimuti setiap langkah kita. Sementara, silat bukan hanya sekedar bela diri, namun bagi kami menjadi alat untuk membela kebenaran, dan sarana untuk meraih prestasi,”  tegas Cecep.

‎Selain itu, ia juga menekankan agar filosofi “Ngajati Ngawangi” menjadi motivasi murid perguruan Bima Suci untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kebaikan dan prestasi.

‎Pantauan Cikalpedia, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan pencak silat pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari usia dini hingga dewasa. Atraksi jurus tunggal, seni beregu, hingga simulasi tanding (sparing) ditampilkan dengan penuh semangat dan disiplin, yang disambut antusias oleh para tamu undangan. (Icu)

Baca Juga :  KKN di Malaysia, Mahasiswa PTMA Jadi Duta Pendidikan dan Budaya

Related posts

Jelang Hari Santri, Panguji Haurkuning Gelar Lomba

Ceng Pandi

Iip Hidajat Dipuji Kemendagri, Inflasi Kuningan Terkendali

Cikal

Bupati Kuningan Teken Komitmen Wujudkan Manajemen Talenta ASN yang Transparan

Alvaro