KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di acara yang dilaksanakan di Aula BKPSDM Kuningan itu, Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, tampak marah dan menguliti kekurangan-kekurangan pelaksanaan MBG yang sudah berjalan tersebut.
Dian menilai, tim SPPI kurang melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam implementasi program unggulan Presiden Prabowo tersebut. Menurutnya, program yang menyangkut kebutuhan gizi generasi emas seharusnya dijalankan dengan komunikasi yang lebih terbuka, sehingga tidak menimbulkan miskomunikasi maupun kendala di lapangan.
”Dalam program MBG ini seolah-olah pemerintah daerah tidak dilibatkan. Hari ini nafasnya, kita perbaiki dan mengambil langkah-langkah tegas terkait dengan pengelolaan MBG ini, jangan sampai program ini dirusak oleh oknum yang hanya berorientasi kepada keuntungan semata,” tuturnya.
