Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Sosok

Profil Dian Rachmat Yanuar, Bupati Kuningan 2025–2030

Cikalpedia.id – Dian Rachmat Yanuar adalah sosok birokrat sekaligus politisi yang mengawali kariernya dari bawah hingga mencapai jabatan tertinggi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kuningan, sebelum akhirnya dipercaya masyarakat memimpin sebagai Bupati Kuningan periode 2025–2030.

Lahir pada 20 Januari 1968 di Kuningan, Dian merupakan anak kelima dari enam bersaudara pasangan guru, H. Sukardi Kartapermata dan Hj. Tati Supartinah. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menanamkan nilai disiplin dan pentingnya pendidikan.

Setelah menamatkan pendidikan di SMA Negeri 2 Kuningan, Dian melanjutkan studi ke Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung. Ia kemudian meraih gelar Magister Administrasi Pemerintahan di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Cirebon, dan menyelesaikan program doktoralnya di Universitas Pasundan Bandung dengan konsentrasi Pengembangan Kinerja Sumber Daya Manusia.

Selain jalur akademik formal, Dian juga aktif mengikuti berbagai pendidikan dan pelatihan, mulai dari Program Pemantapan Pimpinan Daerah (P3DA) Lemhanas, hingga Digital Capacity Building Program for Civil Servants di LOGODI, Korea Selatan.

Dian mengawali pengabdiannya sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. Kariernya menanjak dari Kasubag Tata Laksana hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis, antara lain:

  • Kabag Humas Setda Kuningan (2005–2006)
  • Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (2009–2010)
  • Kepala Bappeda Kuningan (2011–2013)
  • Kepala Dinas Pendapatan Daerah (2013–2016)
  • Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (2016–2018)
  • Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan (2018–2024)

Jabatan Sekda menjadi puncak karier ASN yang ia capai sebelum akhirnya memutuskan mengajukan pensiun dini untuk maju dalam kontestasi politik Pilkada Kuningan 2024.

Pada Pemilihan Bupati Kuningan 2024, Dian berpasangan dengan Tuti Andriani, adik dari mantan Bupati Acep Purnama. Pasangan ini mendapat dukungan luas dari berbagai partai politik, termasuk Golkar, PKS, Gerindra, Nasdem, PSI, Partai Ummat, hingga Partai Buruh.

Baca Juga :  Taklukan PSIM Yogyakarta, Ketua Viking Kuningan Optimistis Hattrick

Kampanye mereka yang merakyat dengan tagline perubahan berhasil menarik simpati masyarakat. Pada 5 Desember 2024, KPU menetapkan kemenangan Dian–Tuti dengan perolehan 38,24% suara (211.961 suara), mengungguli dua pasangan pesaing lainnya.

Akhirnya, pada 20 Februari 2025, Dian Rachmat Yanuar resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta sebagai Bupati Kuningan periode 2025–2030.

Selain di birokrasi, Dian juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan, sosial, dan keagamaan. Ia pernah menjabat sebagai:

  • Ketua DPD KNPI Kabupaten Kuningan (2008–2011)
  • Wakil Ketua DPD KNPI Jawa Barat (2008–2011)
  • Ketua GP Ansor Kabupaten Kuningan (1999–2001)
  • Ketua DP Korpri Kabupaten Kuningan (hingga 2024)
  • Ketua Dewan Pertimbangan ICMI Kabupaten Kuningan (2022–2027)
  • Pengurus PWNU Jawa Barat

Kiprahnya yang panjang di organisasi memperkuat citra dirinya sebagai figur yang dekat dengan masyarakat dan berpengalaman dalam mengelola sumber daya manusia.

Dian menikah dengan Hj. Ela Helayati dan dikaruniai tiga orang anak:

  • dr. Abyantara Insan
  • Athaya Haura Khaerunnisa, S.K.G.
  • Azalea Rauda Firdaussy

Keluarga menjadi sumber kekuatan bagi Dian dalam meniti karier birokrasi dan politik, sekaligus penopang dalam menjalankan amanah kepemimpinan di Kabupaten Kuningan. (Beng).

Leave a Comment