Pelatihan HRM edisi kedua ini mengusung tema “Matching the Right Talent with the Right Role”. Dalam empat hari sesi intensif, peserta diajak membedah praktik manajemen SDM secara aplikatif, mulai dari perencanaan tenaga kerja dan analisis jabatan, pemetaan kompetensi, rekrutmen berbasis talenta, hingga pengembangan SDM, keterlibatan karyawan, kompensasi, dan manajemen kinerja.
Seluruh modul dipandu langsung oleh Direktur AIMS, Dr. Abdisamad Abdirahman Omar, Ph.D, yang membawa perspektif lapangan dari kawasan Afrika dan Timur Tengah, dua wilayah dengan dinamika ketenagakerjaan yang kerap luput dari sorotan forum arus utama.
Namun yang membuat forum ini menarik bukan semata materi atau nama pembicara. Komposisi pesertanya mencerminkan jejaring global yang nyata, manajer dari sektor jasa keuangan, transfer uang, ekspor-impor, transportasi, pendidikan, hingga wisata medis. Ditambah mahasiswa internasional di Ankara terutama dari Somalia yang menjadi bagian dari ekosistem diskusi.
Dari pihak UNIKU, delegasi hadir lengkap, mulai dari mahasiswa pascasarjana, dosen, hingga unsur struktural. Kombinasi ini menjadikan forum bukan sekadar ajang simbolik, tetapi ruang belajar langsung dengan paparan lintas perspektif.
Direktur SPS UNIKU, Dr. Yeyen Suryani, M.Pd, menyebut dua forum internasional yang digelar beruntun ini sebagai bukti bahwa kemitraan tidak berhenti di seremoni. “Ini investasi akademik,” ujarnya, menegaskan bahwa dampaknya diarahkan pada peningkatan kualitas institusi sekaligus manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.
Di tengah banyaknya kerja sama internasional yang berhenti di atas kertas, langkah SPS UNIKU di Ankara menawarkan narasi berbeda, kolaborasi yang benar-benar dijalankan dan mulai diperhitungkan. (Ali)
