
KUNINGAN – Isu terjadinya ketidakharmonisan antara Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, dan Wakil Bupati, Tuti Andriani kembali menjadi sorotan. Mantan Wakil Bupati Kuningan, Muhammad Ridho Suganda, memilih untuk tidak memperpanjang isu tersebut.
Ridho menegaskan, masyarakat tidak perlu disibukkan dengan isu retaknya hubungan antara kepala daerah dan wakilnya. Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan roda pemerintahan tetap berjalan baik dan pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.
“Kalau mengenai ada isu retakan maju terus, saya enggak dengar ada isu retakan. Karena memang saya enggak dengar dan juga kita masyarakat tidak perlu dengar,” ujarnya, Minggu, (23/8/2026).
Menurutnya, dinamika maupun isu yang berkembang terkait hubungan antar pemimpin daerah tidak seharusnya mengalihkan perhatian dari tujuan utama pemerintahan, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Yang penting masa depan pemerintahannya berjalan baik, pemerintahannya berjalan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik lagi,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan, Ridho, saat memberikan tanggapan terkait kegiatan Waroeng Rakyat. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda.
Ridho juga berharap dukungan pemerintah terhadap kegiatan kepemudaan ke depan dapat semakin besar. Ia bahkan mendorong agar bentuk apresiasi kepada masyarakat maupun peserta kegiatan dapat ditingkatkan.
“Dan mudah-mudahan nanti ke depan, Bupati juga bisa lebih menambahkan lagi hadiahnya dari sekadar umrah,” ucapnya.
Ia menilai, jika kondisi keuangan Kabupaten Kuningan semakin stabil, pemerintah daerah memiliki ruang lebih besar untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yang bersifat positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya yakin dengan sudah stabilnya kondisi keuangan Kabupaten Kuningan, kegiatan-kegiatan tersebut, kegiatan yang berupa seremonial yang nantinya akan memberikan sebuah hadiah buat masyarakat akan jauh lebih besar lagi,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, Ridho kembali menegaskan dukungannya agar pemerintahan Kabupaten Kuningan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pokoknya, maju teruslah. Dirahmati,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa masyarakat sebaiknya tidak terjebak pada isu mengenai retaknya hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati. Baginya, keberlangsungan pemerintahan dan kualitas pelayanan publik jauh lebih penting daripada polemik mengenai hubungan politik di antara keduanya.





