
KUNINGAN – Tim Sepak Bola Kecamatan Cilimus mendapatkan tiket semifinal Bupati Cup 2026 setelah menundukkan Kecamatan Garawangi. Skor tipis 1-0 didapat dalam laga babak delapan besar yang berlangsung di Stadion Mashud Wisnusaputra, Sabtu, (22/8/2026).
Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan Cilimus tercipta melalui skema bola mati. Berawal dari tendangan sudut, bola berhasil disambut sundulan pemain Cilimus yang kemudian bersarang di gawang Garawangi.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Cilimus sempat kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama dan lebih banyak berada dalam tekanan. Namun, memasuki babak kedua, permainan Cilimus mulai berubah. Mereka mampu menguasai ritme pertandingan dan meningkatkan intensitas serangan hingga akhirnya mencetak gol kemenangan.
Camat Cilimus, Ade Bunyamin, mengapresiasi perjuangan para pemain, pelatih, dan official yang dinilainya telah bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Alhamdulillah berkat perjuangan keras anak-anak di lapangan, Cilimus bisa menang. Walaupun di babak pertama kita sempat down, tapi di babak kedua kita menguasai ritme permainan,” ujarnya.
Menurutnya, kemenangan tersebut juga tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat Kecamatan Cilimus. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, dan official yang telah berjuang membawa Cilimus melangkah ke babak semifinal.
Ade menegaskan, Cilimus kini semakin optimistis untuk melaju lebih jauh, bahkan membidik gelar juara Bupati Cup 2026. “Insyaallah Cilimus menapak ke juara,” tegasnya.
Untuk semifinal, Cilimus masih menunggu calon lawan dari pertandingan antara Kecamatan Luragung dan Kecamatan Kuningan. Ade menilai kedua tim tersebut memiliki kekuatan yang patut diwaspadai.
“Yang diwaspadai di semifinal antara Luragung dan Kuningan. Jadi kita menunggu lawan di semifinal, pemenang antara Luragung dan Kuningan,” katanya.
Meski demikian, ia optimistis dengan komposisi pemain Cilimus yang seluruhnya berada dalam batas usia yang ditentukan pada turnamen tahun ini. Ia menyebut tidak adanya pemain berstatus joker membuat persaingan menjadi lebih merata.
“Kalau tahun kemarin kan ada joker, kalau sekarang tidak ada. Jadi semua merata usia 20, dan kita optimistis talenta-talenta di Cilimus bisa memenangkan pertandingan sampai dengan juara,” ujarnya.
Untuk menjaga motivasi pemain, pihak Kecamatan Cilimus juga telah menyiapkan bonus setiap kali tim meraih kemenangan. Bahkan, bonus disebut akan diberikan lebih besar apabila Cilimus mampu menjadi juara.
“Untuk bonus insyaallah sudah disiapkan. Setiap pertandingan menang kami juga siapkan bonus. Yang penting para pemain fokus bermain saja. Kalau juara insyaallah bonusnya akan berlipat,” ungkapnya.
Di sisi lain, dukungan finansial dari sejumlah pihak juga mulai dihimpun untuk menunjang perjuangan Cilimus hingga partai final. Saat ini, salah satu donatur yang telah memberikan dukungan adalah Haji Tedi.
Ade mengatakan, pihaknya akan kembali bersilaturahmi dengan sejumlah pihak untuk membuka peluang dukungan tambahan, mengingat Cilimus kini telah berhasil menembus semifinal.
“Kita akan kunjungi yang lain juga, karena ini sudah masuk semifinal. Kita akan silaturahmi lagi, berkunjung lagi untuk mencari donasi buat keberlangsungan sampai final,” tutupnya.





