Cikalpedia
”site’s
Nasional

Jatuhnya Sang Putri Dangdut: Rekam Jejak Fadia Arafiq dari Panggung Hiburan ke Jeruji KPK

Foto: Bupati Pekalongan/Istimewa

Tak hanya itu, pengaruh keluarga A. Rafiq merambah hingga ke Senayan dan berbagai posisi strategis lainnya. Saudara-saudaranya, seperti Farabi El Fouz yang aktif di politik Depok dan Jawa Barat, mempertegas posisi klan ini sebagai salah satu dinasti politik baru yang tumbuh subur dari akar popularitas dunia hiburan.

Harta Kekayaan yang Mencolok

Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terakhir, Fadia tercatat memiliki aset yang cukup fantastis untuk ukuran kepala daerah di Jawa Tengah. Kepemilikan sejumlah bidang tanah di Jakarta hingga kendaraan mewah sering kali menjadi bahan diskusi di kalangan aktivis anti-korupsi.

Kini, di tengah kekhusyukan bulan Ramadan 1447 H, kejayaan klan Fadia Arafiq berada di titik nadir. Penangkapan oleh KPK di awal Maret 2026 ini bukan hanya menjadi ujian hukum baginya, tapi juga bagi reputasi besar nama “A. Rafiq” yang selama ini identik dengan prestasi seni, bukan skandal korupsi.

Akankah sang “Putri Dangdut” ini mampu lolos dari jeratan hukum, ataukah ini menjadi akhir dari dominasi politik keluarganya di Pekalongan? Publik kini hanya bisa menunggu kepastian dari balik jeruji Gedung Merah Putih. (red)

Sumber: berbagai sumber

Baca Juga :  Ayah Kamdan Panen Jagung di Cibingbin: Petani Harus Dapat Nilai Tambah!