KUNINGAN – Mahasiswa Fakultas Ilmu Keislaman (FIK) dan Fakuktas Teknik Universitas Islam Al-Ihya Kuningan menggelar kegiatan Malam Keakraban atau Makrab. Kegiatan dilaksanakan Jumat-Minggu, (28-30/11/2025).

Makrab FIK dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bukit Panagaran, Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya. Sedangkan Fakultas Teknik di Bumi Perkemahan Palutungan, Cisantana.

Kegiatan rutin yang digelar tiap tahun itu tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai ajang pembinaan karakter bagi setiap mahasiswa baru di masing-masing program studi dan fakultas.

Beragam rangkaian acara digelar, mulai dari pendalaman materi keprodian, keorganisasian, pencegahan narkotika, dinamika kelompok, publik speaking, api unggun, hingga sesi motivasi. Setiap materi disampaikan oleh narasumber internal dan eksternal kampus.

Makrab FIK diikuti ratusan mahasiswa yang tergabung dalam empat program studi, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) S-1, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Perbankan Syariah (PSY). Sedangkan Makrab F-Teknik diikuti mahasiswa Teknik Mesin, Informatika, dan Teknologi Pangan.

Aik Ikhsan Anshori, selaku Dekan FIK dan Jaenal Goour Asmanul Salam selaku Dekan F-Tek Unisa Kuningan menerangkan bahwa Makrab merupakan momentum untuk lebih mempererat hubungan emosional antara mahasiswa baru dengan civitas akademika.

Menurutnya, kegiatan itu merupakan lanjutan dari PKKMB yang sudah dilakukan universitas. Melalui Makrab, mahasiswa bisa lebih dekat mengenal sebaya, dinamika akademik, dan orientasi masa depan melalui kegiatan luar kampus yang mampu menumbuhkan semangat kolaborasi, kepemimpinan, dan nilai-nilai keislaman.

“Sesuai dengan tema kegiatan, Makrab ini menjadi wadah untuk menjalin keakraban sesama dan juga untuk bisa lebih mengenal jati diri sebagai mahasiswa, terutama ke prodinya masing-masing,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, keduanya berharap mahasiswa baru dapat memahami arah perjalanan akademik yang akan ditempuh di masing-masing program studi. Hal ini penting agar mereka memiliki visi yang jelas sejak awal, sekaligus mampu menyiapkan diri menghadapi dinamika perkuliahan.

“Ke depan mereka akan tahu arah jalan dan akademik yang ditempuh di setiap prodi masing-masing. Insyaallah dengan diangkatnya tema yang bagus, intinya kegiatan ini adalah menyatukan. Ada pepatah bahwa kebersamaan akan membangun kekuatan, sementara perpecahan akan menimbulkan kerapuhan. Itu inti dari tema tersebut, sehingga bisa terinternalisasi kepada mahasiswa baru,” ungkapnya.

Makrab merupakan program wajib bagi mahasiswa baru yang dilaksanakan untuk memperkuat kekeluargaan, kebersamaan, dan orientasi akademik yang akan dihadapi mahasiswa selama emoat tahun ke depan. (Icu)