“Pemerintah daerah di luar ranah untuk mengambil keputusan. Saya meminta ketegasan kepada TNGC untuk memastikan polemik ini. Karena kalau masalah ini berlarut-larut tanpa kepastian, saya khawatir muncul gejolak di masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, Ia menegaskan bahwa kejadian kekerasan yang dilakukan oleh KTH tidak terulang kembali. Menurutnya, polemik tersebut bisa diselesaikan dengan jalur komunikasi dan musyawarah tanpa harus menimbulkan gesekan di lapangan.
“Kami menyampaikan kemarin ke teman-teman KTH, tindakan anarkis tidak dibenarkan, dan saya tidak mau terulang kembali. Begitu juga ke teman-teman aktivis lingkungan untuk menjaga kondusifitas,” tutupnya. (Icu)
