KUNINGAN – Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kuningan, Rinnekawati Soelaeman memaparkan berbagai persoalan Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) yang menjadi PR besar untuk calon direktur terpilih.
Tantangan yang dimaksud yaitu mulai dari minim pemasukan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), tata kelola internal, hingga hutang yang belum terbayarkan kepada para pegawai sebesar 550 juta.
Dalam menanggapi tantangan itu, kata dia, direktur yang kelak terpilih harus melakukan kolaborasi dengan pihak lain, sehingga dapat mengembangkan objek wisata yang berada di naungan PDAU.
“Keinginan Pak Bupati yaitu holding company, jadi unit bisnisnya bisa di lelangkan. Misalnya, siapa yang mau mengelola objek wisata, tetapi target harus sampai satu miliar ke PAD. Selain itu, harus bisa mencari pihak ketiga,” Kata Rinnekawati saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (11/2/2026).
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar PDAU tidak hanya sekedar mengelola objek wisata, tetapi mampu berinovasi dari sektor lain. Menurutnya, objek wisata tersebut juga harus dikembangkan agar memiliki daya tarik dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.
