“Beliau meninggal di bulan suci Ramadan. Ini tanda husnul khotimah. Semoga amal ibadah beliau diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” katanya.
Ia turut mendoakan agar anak-anak almarhum tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, meneruskan nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan oleh sang ayah.
Selain itu, Ardiyan menegaskan bahwa almarhum dikenal sebagai prajurit TNI yang profesional dan berintegritas. Pengabdiannya selama bertugas menjadi contoh nyata tentang arti loyalitas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ungkapan duka dan penghormatan tersebut menjadi bukti bahwa almarhum Peltu Leza Iryanto bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan satuannya, tetapi juga bagi masyarakat luas yang merasakan kehadiran dan pengabdiannya. (ali)
