KUNINGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, mengaku belum mengetahui secara rinci sumber anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan retreat kepala sekolah di Kabupaten Kuningan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekda saat ditanya mengenai pelaksanaan retreat kepala sekolah, termasuk adanya informasi yang menyebut kegiatan tersebut menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Saya belum ada laporan. Dari mana penganggarannya,” ujar U. Kusmana, Sabtu (22/8/2026) usai menghadiri pertandingan Bupati Cup.

Meski demikian, ia menilai kegiatan retreat kepala sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM), khususnya para kepala sekolah sebagai pemimpin di satuan pendidikan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM harus terus didorong dan dibudayakan, tidak hanya bagi kepala sekolah tetapi juga seluruh pemangku kebijakan dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Seluruh pemangku kebijakan, Aparatur Sipil Negara dibudayakan harus terus digenjot peningkatan kapasitas SDM nya melalui retreat ini,” katanya.

Ia juga menyoroti pola pelaksanaan retreat yang melibatkan unsur TNI. Menurutnya, pendekatan tersebut dapat mendukung pembentukan kedisiplinan sekaligus penguatan karakter peserta.

“Apalagi retreat ini penyelenggaraannya langsung dengan kedisiplinan yang tidak diragukan lagi,” ujarnya.

Namun, ketika kembali ditanya mengenai sumber pembiayaan kegiatan tersebut, termasuk informasi penggunaan dana BOS, U. Kusmana kembali menegaskan dirinya belum menerima laporan.

“Oh, saya belum ada laporannya. Belum ada laporannya. Saya belum ada laporan dari mana dananya,” tegasnya.

Ia mengatakan, dirinya belum dapat memberikan penjelasan lebih jauh mengenai sumber anggaran sebelum memperoleh laporan resmi. Ia hanya memastikan bahwa secara substansi, retreat dipandang sebagai salah satu upaya untuk mendorong peningkatan kompetensi para kepala sekolah.

“Yang jelas, itu usaha, upaya, saya kira dari pemerintah daerah lah untuk mendorong penguatan kompetensi mereka,” tutupnya.