
KUNINGAN – Tim Pesik Kuningan harus mengakui keunggulan Persibangga Purbalingga usai takluk dengan skor tipis 2-1. Pil pahit itu terjadi dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Minggu sore, (12/4/2026).
Laga uji coba itu merupakan bagian dari rangkaian persiapan kedua tim dalam menghadapi kompetisi Liga 4 yang akan segera bergulir. Meski berstatus pertandingan non kompetitif, kedua kesebelasan tetap menampilkan permainan serius dengan tempo tinggi sejak menit awal.
Pada babak pertama, Laskar Kuda Ciremai berhasil menjebol gawang tuan rumah lewat tendangan bebas yang berhasil dieksekusi oleh Amay. Babak kedua, Persibangga Purbalingga mampu bangkit dan mengambil alih jalannya pertandingan. Tuan rumah meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan melalui skema bola terbuka yang memanfaatkan celah di lini pertahanan Pesik.
Gol penyeimbang tersebut membuat permainan semakin terbuka. Kedua tim saling jual beli serangan, namun Persibangga tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Hasilnya, tim tuan rumah berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat serangan cepat yang sulit diantisipasi barisan belakang Pesik.
Nono Sujono, selaku Manajamen Pesik mengakui, Persibangga merupakan tim yang cukup kuat dan memiliki organisasi permainan yang baik. Ia menilai, permainan Persibangga yang disiplin serta efektif dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
“Persibangga pernah juara piala gubernur Jawa Tengah, jadi sudah memiliki pengalaman yang cukup baik. Uji coba ini juga menjadi tolak ukur Pesik untuk persiapan di liga 4 nasional,” ujarnya saat diwawancarai Cikalpedia.id.
Lebih lanjut, kata Nono, tim asuhannya sudah siap dan optimis menghadapi liga 4 nasional. Bahkan, menurutnya, Pesik Kuningan sedang melakukan Training Center (TC) di Solo sebagai bagian dari pemusatan latihan guna meningkatkan fisik, kekompakan, serta pemahaman taktik para pemain. Program TC tersebut, lanjut Nono, difokuskan untuk mematangkan persiapan tim agar tampil lebih siap dan kompetitif saat Liga 4 nasional resmi digelar.
“Selama di Solo, kami fokus pada peningkatan kondisi fisik pemain, chemistry tim, dan penyempurnaan strategi. Harapannya, saat kompetisi dimulai, anak-anak sudah berada dalam kondisi terbaik,” jelasnya.
Ia meminta doa dan dukungan dari masyarakat Kuningan agar tim Pesik Kuningan dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama daerah di kancah nasional.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kuningan. Semoga tim ini bisa tampil maksimal dan membanggakan daerah,” tutupnya.
Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi




