KUNINGAN – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Kuningan bersiap merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 organisasi dengan fokus yang kuat pada kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Perayaan kali ini jauh dari nuansa seremonial semata, melainkan menjadi panggung aktualisasi bagi semangat Pancasila itu sendiri, hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
MPC PP Kuningan menjadwalkan serangkaian kegiatan bertajuk “Gebyar HUT ke-66 Pemuda Pancasila” yang akan digelar di Pandapa Paramarta, pada Jumat, 1 November 2025 besok. Tema yang diusung, “Pemuda Pancasila Tangguh, Mengabdi untuk Negeri,” diterjemahkan langsung ke dalam aksi nyata yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan mencerminkan spektrum kepedulian sosial yang luas. Mulai dari kegiatan kemanusiaan seperti donor darah dan sunatan massal, hingga program yang meringankan beban ekonomi warga, yaitu santunan anak yatim dan pasar murah yang menjual kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Tak hanya itu, Pemuda Pancasila Kuningan juga berkolaborasi dengan instansi terkait untuk menyediakan layanan administrasi. Warga akan mendapatkan layanan Adminduk (Administrasi Kependudukan) gratis, pembagian bibit pohon, dan benih ikan untuk mendukung ketahanan pangan dan lingkungan. Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan berupa senam massal, pentas seni tradisional, dan live music.
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, Harnida Darius, SH, menegaskan bahwa momentum ulang tahun ke-66 ini merupakan ajang strategis untuk mempertegas jati diri Pemuda Pancasila sebagai organisasi sosial yang hadir untuk rakyat.
“Pemuda Pancasila harus hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam seremonial, tetapi melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung. Inilah wujud kecintaan kami kepada bangsa dan negara, yang diimplementasikan melalui gerakan gotong royong,” ujar Harnida, Kamis (30/10/2025).
Menurut Harnida, kegiatan sosial tersebut merupakan manifestasi komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan terutama gotong royong. Ia berharap, semangat kolaboratif dan kepedulian yang diangkat ini dapat menular dan menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda di Kuningan.
