KUNINGAN – Cara mendidik siswa supaya sejalan dengan tujuan pendidikan dan nilai-nilai agama secara kreatif didesain oleh guru dan pengelola Madrasah Ibtidaiyah PUI Cipari Kuningan. Tidak hanya di kelas, peserta didik diajak ke masjid untuk belajar al-Quran.
Di masjid, peserta didik belajar khusus tentang al-Quran, mulai cara baca, mengetahui tajwid, hapalan, dan pemahaman tentang ayat-ayat yang dibaca. Tingkatan pembelajaran disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta didik.
“Kami agendakan rutin seminggu sekali, semuanya ke masjid, siswa dan guru. Di sini kami belajar al-Quran dan kandungan-kandungannya,” kata M. Nurdin, Kepala MI PUI Cipari, Senin (10/11/2025)
Program itu didesain sebagai pembiasaan anak dalam membaca al-Quran. Pendidikan melalui pembiasaan diharapkan secara bertahap membentuk karakter atau prilaku anak yang sejalan dengan program tersebut yakni cinta al-Quran dan mengamalkannya.
“Kami punya prinsip one day one ayat, one day one juz. Prinsip ini harus diawali dengan pembiasaan, baik di rumah maupun sekolah,” tuturnya.
Ketika cinta al-Quran sudah tumbuh di dalam diri masing-masing anak, lanjut Nurdin, diharapkan lahir generasi bangsa yang di hatinya tumbuh nilai dan ajaran al-Quran. Nilai dan ajaran tersebut kemudian bisa membimbing laku dan kehidupan sebagai manusia paripurna, yang tampil sebagai hamba sekaligus khalifah di muka bumi.
“Harapan kami, program ini menjadi pembiasaan yang kemudian membentuk karakter dan meningkatkan kualitas keimanan semua (guru dan siswa),” tuturnya lagi.
Selain untuk siswa dan institusi madrasah, lanjut Sekretaris Pemuda PUI Kuningan itu, program tersebut juga diharapkan berdampak positif pada aktivitas lingkungan masyarakat. Pihaknya yakin, keberhasilan pendidikan tidak lahir dari ruang kelas, melainkan berpadu dengan pembiasaan dan pengaruh lingkungan atau masyarakat.
“Tiga elemen pendidikan harus terlibat dan memberi peranan masing-masing. Insyaallah pendidikan ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.
Karena itu, pihaknya berharap, madrasah yang dipimpinnya bisa memberikan layanan terbaik bagi orang tua siswa dan masyarakat secara umum. Melalui program edukatif dan agamis yang dijadwalkannya diharapkan lahir generasi rabbani dan generasi qurani, yang siap memberikan kontribusi positif dalam pembangunan.
“Kami selalu berharap dan berdoa semoga tetap Istiqomah dalam melakukan ini, dan bisa terus bermanfaat. Lakukan yang bermanfaat walaupun kecil,” pungkasnya. (Ceng)
