KUNINGAN – 96 siswa gabungan dari Madrasah Aliyah Negeri Cigugur, Ciawigebang, Luragung dan Husnul Khotimah mengikuti kemah bakti Harmoni Beragama se-Jawa Barat. Acara dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Sumedang, 20-23 November.
Gelaran kemah bernuansa kerukunan antar umat beragama itu dilaksanakan untuk keempatkalinya di tingkat Jawa Barat. Acara itu rutin diikuti oleh perwakilan siswa tingkat atas yang berada di naungan Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kuningan, H. Ahmad Hadiman Romdony, menerangkan, kegiatan tersebut merupakan wadah strategis untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan moderasi beragama sejak dini kepada para peserta didik.
Menurutnya, generasi muda harus dibekali kemampuan untuk hidup berdampingan, saling menghargai perbedaan, serta mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan masing-masing.
”Kegiatan kemah bakti ini bukan perkemahan biasa, melainkan proses pembelajaran. Para peserta akan dilatih untuk memahami keberagaman, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat jiwa nasionalisme,” ujarnya.
Menurutnya, kemah bakti yang diikuti oleh utusan berbagai sekolah itu harus dimanfaatkan untuk bekerjasama dan kolaborasi antar peserta. Bahkan, pertemuan lintas sekolah dan lintas daerah itu harus menjadi momentum penting untuk memperluas relasi, bertukar pengalaman, serta membangun jaringan persahabatan antar pelajar se-Jawa Barat.
”Warga Kuningan harus menjadi teladan dalam kerjasama dan membangun harmoni. Tidak hanya itu, harus memberikan teladan dalam sikap, etika, dan prestasi juga,” tegasnya.
Melalui perkemahan tersebut, pihaknya berharap, utusan Kuningan bisa mengimplementasikakan nilai-nilai harmoni yang dicanangkan dalam kegiatan tersebut yang tidak hanya berhenti pada tataran seremonial, tetapi benar-benar terinternalisasi dalam diri para peserta.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal cuaca yang dewasa ini sedang tidak bersahabat. Pihaknya menekankan kepada peserta kemah kontingen Kuningan untuk senantiasa menjaga kesehatan dengan cuaca yang tidak bisa diperkirakan.
”Kondisi cuaca hari ini cukup ekstrem, mudah-mudahan adik-adik bisa menjaga kesehatan, menjaga kondisi, walaupun sering hujan, jangan lupa jaga imunitas diri kita,” pungkasnya. (Icu)
