Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Peristiwa

Turut Berduka, Kepsek MI PUI Kuningan Imbau Masyarakat Saling Menjaga

KUNINGAN – Anak berinisal MAF (7), yang ditemukan tewas akibat hanyut di aliran sungai perumahan Alam Asri meninggalkan duka mendalam. Tidak hanya keluarga dan masyarakat sekitar, hal yang sama juga dialami para guru dan Kepala MI PUI Kuningan.

Korban merupakan siswa kelas 2 di madrasah tersebut. Para guru mengenal almarhum sebagai sosok yang baik, disiplin, cerdas, dan aktif dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah.

Hal itu diakui oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah PUI Kuningan, Otong Nuryamin. Pihaknya menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga almarhum. Pihak sekolah, termasuk para guru di dalamnya, kata Otong, merasa sangat kehilangan. Tidak ada yang mengira kejadian tersebut bakal menimpa almarhum.

“Setahu saya, anak itu baik, disiplin, cerdas, selalu ikut kegiatan di sekolah. Termasuk ketika di kelas, ia sangat aktif. Ketika saya mendengar kabar ini kami kaget dan sangat kehilangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Otong, kejadian itu menyimpan duka sekaligus kenangan mendalam, karena besok, Jumat (18/12/2025) akan dibagikan rapot hasil ujian semester. Menurutnya, momen tersebut merupakan waktu yang ditunggu-tunggu dan dinilai sakral karena masing-masing anak dan orang tua akan melihat hasil ujiannya.

“Jadi sekarang itu posisinya mau menjelang libur, besok mau bagi rapot, kami merasa sangat kehilangan. Mudah-mudahan almarhum ditempatkan di tempat mulia sisi-Nya, dan keluarga diberikan ketabahan,” tambahnya.

Otong juga ikut menghimbau supaya orang tua atau masyarakat untuk memantau aktivitas anak-anak ketika bermain dekat tempat berbahaya. Seperti musim hujan saat ini, jika menemukan anak-anak bermain di dekat sungai atau aliran air harus saling mengingatkan.

“Harus terus dipantau dan saling mengingatkan, apalagi ketika hujan. Orang dewasa harus mengingatkan anak-anak supaya tidak mendekati tempat berbahaya. Mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti ini lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Takut Diadopsi, Deni Hamdani Enggan Buka Strategi Jika Jadi Sekda

Seperti berita yang sebelumnya, korban mengalami musibah ketika sedang bermain bola bersama teman-temannya di tengah guyuran hujan. Ketika bola yang mereka mainkan terlempar ke aliran sungai, korban berusaha mengambil bola itu tetapi kemudian terpeleset dan hanyut.

Karena air cukup deras dan jalur sungai menurun tajam, korban ditemukan cukup jauh dari lokasi kejadian dan dalam kondisi meninggal dunia. (Icu)

Leave a Comment