Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Olahraga

Taruhan Tinggi di Pendopo: Efek BBS dan Ambisi Sunyi Proton FC

Bupati Kuningan berdampingan dengan BBS mantan pemain Timnas Futsal

KUNINGAN — Sabtu siang (4/4/2026), Pendopo Kuningan tak riuh oleh gegap gempita. Pelepasan atlet futsal Proton FC berlangsung dalam suasana yang nyaris sederhana untuk sebuah tim yang akan memikul status sebagai satu-satunya wakil Jawa Barat di Pro Futsal League 2. Namun, di balik ketenangan itu, ada arah yang terbaca jelas yaitu Proton FC sedang bertaruh dengan standar tinggi.

Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, melepas klub besutan Thony Indra Gunawan ini tanpa pidato bombastis. Namun, kehadiran satu sosok di barisan pemain mengubah seluruh gravitasi pembicaraan yakni Bambang Bayu Saptaji.

Bambang Bayu Saptaji yang lebih akrab disapa BBS bukanlah sekedar nama di atas kertas susunan pemain. Sebagai ikon tim nasional yang kenyang pengalaman nasional maupun internasional, kehadirannya di Kuningan membawa dua hal sekaligus, kompas bagi pemain muda dan beban harapan yang masif bagi publik.

Selama ini, klub-klub olahraga daerah di Jawa Barat sering terjebak dalam siklus yang menjemukan diantaranya muncul di kompetisi, berjuang sekedar untuk bertahan, lalu kembali ke titik nol tanpa menyisakan cetak biru prestasi. Proton FC tampaknya mulai jengah dengan pola itu. Masuknya BBS adalah upaya sadar untuk memecah kebuntuan mentalitas tersebut.

“Kalau pemain nasional sudah bergabung, peluang untuk bersaing tentu terbuka,” ujar Dian Rachmat Yanuar. Ucapannya singkat, nyaris tanpa rincian target atau tenggat waktu yang menggebu. Namun, nada bicaranya menyiratkan satu hal, ia tak ingin Proton FC hanya hadir sebagai pelengkap kalender kompetisi.

Bagi Dian, aspek teknis di lapangan mungkin bisa dikejar lewat latihan, namun “menularkan” mentalitas juara adalah perkara lain. Ia menyoroti sisi psikologi tim yang sering luput dari analisis. Kehadiran BBS diharapkan menjadi katalisator kepercayaan diri bagi para pemain lokal yang selama ini mungkin merasa “kecil” di hadapan raksasa nasional.

Baca Juga :  Proton FC Gagah Melangkah ke Final Usai Tumbangkan Alba FC 2-1