KUNINGAN – Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Kuningan kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sebuah tebing di kebun kapulaga milik warga longsor dan menimpa salah satu rumah di Dusun Cimenga, Desa Cimenga, Kecamatan Darma.
Kejadian tersebut bermula saat hujan dengan intensitas ringan hingga lebat mengguyur wilayah Kecamatan Darma sejak pukul 15.00 WIB hingga menjelang petang pukul 17.43 WIB. Kondisi tanah yang labil akibat guyuran hujan menyebabkan tebing kebun setinggi 7 meter milik, Samdi (47) mengalami longsor pada pukul 16.00 WIB.
Material longsoran dengan dimensi panjang 6 meter dan lebar 2 meter tersebut meluncur jatuh dan menghantam tembok bagian dapur milik, Maing. Akibatnya, tembok dapur mengalami kerusakan signifikan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Merespons kejadian itu, BPBD Kabupaten Kuningan segera menerjunkan Tim Assessment ke lokasi untuk melakukan kaji cepat. Hingga Minggu pagi (12/04/2026), aparat desa bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pembersihan material longsoran secara gotong royong.
”Kami dan Pemdes Cimenga akan terus melakukan koordinasi dengan TNI Polri untuk penanganan lebih lanjut, termasuk kebutuhan darurat berupa perbaikan tebing sebagai upaya mencegah longsor susulan,” ujar Indra Bayu Permana selaku Kepala Pelaksana BPBD Kuningan.
Mengingat musim hujan masih berlangsung, BPBD Kabupaten Kuningan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas, terutama bagi warga yang tinggal di area perbukitan atau rawan longsor. Saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan terpantau berawan.
”Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan atau suara gemuruh, segera lakukan evakuasi mandiri dan laporkan kepada aparat setempat,” tutupnya.
Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi
