KUNINGAN – Komunitas Waroeng Rakyat menggelar program Pangajen Rakyat Pinunjul 2026. Program tersebut digelar untuk mengapresiasi warga Kuningan yang selama ini luput dari perhatian publik.
Ketua Pelaksana, M. Dzikri Caesar, menyebut bahwa ada banyak sosok tangguh di balik keterbatasan ekonomi tetapi tersimpan ketangguhan hidup yang luar biasa.
“Banyak dari mereka yang hidup dalam kondisi sulit, tapi tidak menyerah. Mereka tetap bekerja, menghidupi keluarga, bahkan memberi dampak bagi lingkungan sekitar tanpa pernah berharap pengakuan,” ujarnya, dalam konferensi pers di Saung Kopi Hawu, Minggu (19/4/2026).
Sosok-sosok yang dimaksud antara lain guru di pelosok desa, petani kecil, pedagang kaki lima, buruh harian, hingga marbot masjid. Karena ketangguhannya yang dinilai luar biasa, segmen masyarakat tersebut menjadi bagian dari target program tersebut.
“Mereka menjadi fondasi sosial yang selama ini bekerja dalam diam,” tuturnya.
Melalui program tersebut, lanjut Dzikri, Waroeng Rakyat memberi ruang kepada masyarakat supaya terlibat langsung menemukan figur-figur inspiratif tersebut. Jika ada sosok yang sejalan dengan misi tersebut bisa daftar mandiri atau didaftarkan mulai 20 April hingga 20 Mei 2026, baik melalui pengajuan mandiri maupun usulan warga.
”Pada tanggal 20 Juni hingga 20 Juli, tim panitia seleksi akan memverifikasi aktivitas yang selama ini sering dikerjakan oleh peserta,” katanya.
Ada lima kategori utama yang menjadi program tersebut, yaitu Guru Pinunjul, Petani Pinunjul, Pedagang Kecil Pinunjul, Buruh Pinunjul, dan Marbot Pinunjul. Lima kategori itu dibuka dalam ramgka merangkul sosok yang selama ini berdiri di garis depan kehidupan, tapi minim perhatian.
Sementara itu, Ilham Ramdani, salah satu pendiri Waroeng Rakyat mengatakan bahwa banyak kisah inspiratif yang selama ini hanya hidup di lingkup kecil dan tidak pernah terdokumentasi.
“Kami ingin cerita-cerita ini keluar dari ruang sempitnya. Supaya bisa menginspirasi lebih banyak orang dan menunjukkan bahwa kebaikan itu nyata, dekat dengan kita,” katanya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berhenti pada pemberian penghargaan. Pihak panitia juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pendampingan bagi para penerima, termasuk membuka akses pendidikan dan dukungan sosial bagi keluarga mereka.
Adapun puncak penghargaan direncanakan akan digelar pada Akhir Agustus atau awal September. Bagi yang ingin mendaftar dapat dilakukan melalui WhatsApp, 085793769623.
