KUNINGAN – Aktivitas masyarakat di kawasan Kuningan Islamic Center (KIC) akan dihentikan sementara selama dua hari, yakni Sabtu – Minggu (25-26/4/2026). Kebijakan tersebut diambil Pemerintah Kabupaten Kuningan sebagai bagian dari penataan kawasan menjelang pemberangkatan Calon Jemaah Haji 2026.
Penutupan tersebut mencakup seluruh aktivitas publik, mulai dari kegiatan olahraga, pedagang kaki lima (PKL), hingga aktivitas komunitas yang biasa memanfaatkan area KIC sebagai ruang terbuka.
Kabag Kesra Setda Kuningan, Emup Muplihudin, menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kawasan KIC dapat difungsikan secara optimal sebagai titik pemberangkatan jemaah haji.
“Kami melakukan penutupan sementara agar proses pemberangkatan berjalan tertib dan tidak terganggu oleh aktivitas lain. Ini bagian dari pengaturan ruang publik secara situasional,” ujarnya, Selasa, (21/4/2026).
Menurutnya, KIC akan difokuskan sepenuhnya untuk mendukung keberangkatan jemaah kloter 8 yang dijadwalkan berangkat pada 26 April 2026 menuju Embarkasi Kertajati. Sebanyak 445 orang akan diberangkatkan pada kloter tersebut.
Selain sterilisasi kawasan, akses kendaraan juga akan dibatasi. Hanya kendaraan dengan stiker resmi yang diperkenankan masuk ke area tersebut. Sedangkan kendaraan umum tidak diizinkan melintas atau parkir di sekitar lokasi.
Pemkab Kuningan juga menyiapkan skema pengamanan terpadu dengan melibatkan sekitar 125 personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan efektif.
Penutupan sementara tersebut turut berdampak pada pelaku usaha kecil dan komunitas yang biasa beraktivitas di kawasan tersebut. Namun demikian, pihaknya meminta pengertian masyarakat karena kebijakan tersebut bersifat sementara dan bagian dari agenda nasional penyelenggaraan ibadah haji.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan aktivitasnya selama dua hari tersebut. Setelah proses pemberangkatan selesai, kawasan KIC akan kembali dibuka seperti biasa,” tutupnya.
Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi
