Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Pendidikan

Bupati Ajak Mahasiswa Cegah Korupsi

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, memberikan sambutan dalam kuliah umum Uniku, Jumat (8/5/2026)

KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar mengajak mahasiswa untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan perilaku koruptif. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Kuliah Umum yang digelar di Student Center Universitas Kuningan (Uniku), Jum’at, (8/5/2026)

“Mahasiswa harus menjadi salah satu garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat dan mencegah perilaku koruptif,” katanya.

Lebih lanjut, Dian mengapresiasi peran Uniku yang dinilai telah menghadirkan suplemen edukasi baru bagi masyarakat, khususnya dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya integritas dan penegakan hukum.

Ia menyinggung visi besar Indonesia Emas 2045 yang saat ini tengah diwacanakan pemerintah pusat. Menurutnya, cita-cita tersebut bukan sekadar angan-angan, melainkan momentum besar untuk mewujudkan kekuatan ekonomi nasional melalui bonus demografi yang dimiliki Indonesia.

“Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita, tetapi momentum untuk menciptakan ekonomi yang unggul. Program-program besar sedang disiapkan untuk menjemput bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Namun demikian, Dian menegaskan bahwa bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi tidak akan tercapai apabila penegakan hukum tidak berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia menilai integritas menjadi faktor penting yang harus dimiliki generasi muda.

Adapun tema dalam kegiatan tersebut yaitu  Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi untuk Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Menariknya, kegiatan tersebut menghadirkan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Asep Guntur Rahayu, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun budaya antikorupsi sejak dini, terutama di lingkungan pendidikan.

Sementara itu, Rektor Universitas Kuningan, Dr. Anna Fitri Hindriana menilai bahwa pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter yang berintegritas dan mampu berdaya saing. Oleh karena itu, kata dia, perguruan tinggi tidak hanya sekedar mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus mampu membangun budaya antikorupsi di lingkungan pendidikan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan integritas yang kuat demi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Hindari Longsor Susulan, Warga dan Pemdes Bendungan Gotong Royong Pasang Bronjong

Lebih dari itu, ia juga mengapresiasi dan penghargaan atas kesediaan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK RI hadir langsung di kampus UNIKU untuk memberikan wawasan kepada civitas akademika dan peserta kuliah umum.

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi