Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Hukum

Bupati Minta APH Usut Tuntas Kasus Pengeroyokan Bocah Caracas

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.

KUNINGAN – Kasus pengeroyokan terhadap F (15), seorang santri asal Caracas, Kecamatan Cilimus, menuai perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.

‎Sepulang mengaji, sang korban saat itu diminta untuk membeli sayuran dan bensin. Setelah itu, sang korban bertepatan dengan kelompok suporter yang diduga fans salah satu klub sepakbola. Tanpa ada peringatan, korban  dianiaya hingga terjatuh dari sepeda motor.

‎Pada saat kejadian itu, korban mengenakan baju Persib yang diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya tindakan kekerasan tersebut.

Bupati Kuningan, Dr. Dian Rachmat Yanuar, secara langsung menyampaikan keprihatinan dan kecaman terhadap aksi kekerasan yang dinilai mencederai nilai kemanusiaan dan sportivitas.

‎Dalam pernyataannya, Bupati Dian menyebut tindakan main hakim sendiri tidak boleh terjadi di tengah masyarakat yang menjunjung tinggi ketertiban dan persaudaraan.

‎“Saya sangat menyayangkan terjadinya tindakan kekerasan tersebut. Tidak ada alasan apa pun yang membenarkan tindakan main hakim sendiri, terlebih terhadap anak di bawah umur,” ujarnya, (11/4/2026).

‎Ia juga menyampaikan doa dan dukungan moril bagi korban agar segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Tak hanya itu, Dian meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

‎Peristiwa tersebut pun menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan komunitas suporter sepak bola, untuk menjaga emosi dan tidak terprovokasi oleh rivalitas yang berujung pada kekerasan.

‎“Rivalitas boleh ada, tetapi kemanusiaan harus tetap di atas segalanya,” tegasnya.

‎Bupati Dian turut mengajak masyarakat Kabupaten Kuningan untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah serta memperkuat budaya damai, toleransi, dan sportivitas dalam kehidupan sosial maupun dunia olahraga.

‎”Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan, khususnya generasi muda dan suporter sepakbola untuk menjaga kondusifitas”. tutupnya.

Baca Juga :  Viral Foto Kampanye di Depan Ka'bah, Gerindra Kuningan Tempuh Jalur Hukum: “Itu Bukan Kader Kami”

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi