KUNINGAN – Semangat kebersamaan dan regenerasi mewarnai peringatan Dies Natalis ke-23 Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam (HIMAPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kuningan (UNIKU). Acara digelar di Gedung KNPI Kabupaten Kuningan, Sabtu (27/6/2026).

‎Mengusung tema 3G, Glow, Grow, dan Go, kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara anggota aktif dan alumni sekaligus memperkokoh komitmen dalam menjaga nilai-nilai organisasi yang telah diwariskan selama 23 tahun. Ketua Panitia, Lia Halimatu Sa’diah, menjelaskan bahwa tema dipilih sebagai refleksi perjalanan HIMAPA yang terus berkembang.

‎”Glow berarti setiap anggota mampu menunjukkan potensi terbaiknya. Grow mengajarkan agar kita tidak pernah berhenti belajar dan berkembang, baik sebagai individu maupun organisasi. Sedangkan Go merupakan keberanian untuk terus melangkah, berkarya, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.

‎Menurutnya, Dies Natalis menjadi momen penting untuk menyatukan kembali semangat seluruh keluarga besar HIMAPA. “Kami ingin kegiatan ini menjadi wadah yang mempererat hubungan anggota aktif dan alumni. Dari pertemuan seperti ini banyak pengalaman yang bisa dibagikan dan banyak pelajaran yang dapat diwariskan sehingga regenerasi organisasi berjalan dengan baik,” katanya.

‎Ia berharap nilai-nilai yang diusung melalui tema 3G dapat menjadi budaya yang terus hidup dalam organisasi. “Harapan kami, setiap anggota berani berkembang, terus belajar, menjaga solidaritas, dan mampu membawa nama baik HIMAPA di mana pun berada,” tambahnya.

‎Sementara itu, salah seorang alumni dari angkatan perintis, Wayank, mengaku bangga melihat HIMAPA mampu bertahan hingga memasuki usia ke-23.

‎”Melihat HIMAPA masih berdiri hingga usia 23 tahun tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Tidak semua organisasi mampu bertahan selama ini. Artinya, regenerasi berjalan dengan baik dan rasa memiliki terhadap organisasi terus dijaga oleh setiap angkatan,” ungkapnya.

‎Menurutnya, kekuatan HIMAPA terletak pada nilai kekeluargaan yang tetap dipertahankan meski setiap generasi menghadapi tantangan yang berbeda.

‎”Yang paling penting jangan sampai hilang adalah rasa kekeluargaan. Organisasi ini bukan hanya menjalankan program kerja, tetapi juga membentuk karakter, melatih kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap alam dan masyarakat. Nilai-nilai itu yang harus terus dijaga,” tuturnya.

‎Wayank juga mengajak anggota aktif untuk berani menghadapi perubahan tanpa melupakan sejarah organisasi.
‎ ia berharap Dies Natalis menjadi momentum evaluasi sekaligus pijakan menyusun langkah organisasi ke depan.

‎”Semoga HIMAPA semakin dewasa, semakin solid, dan semakin banyak melahirkan kader-kader yang berintegritas. Jadikan tema Glow, Grow, Go bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk terus berkembang dan memberi manfaat bagi kampus, masyarakat, serta lingkungan,” tutupnya.