
SUKOHARJO – Panggung tertinggi Pro Futsal League 2 akhirnya menemukan rajanya. Melalui drama kolosal yang menguras emosi dan fisik, Proton FC sukses menasbihkan diri sebagai kampiun setelah menumbangkan perlawanan sengit Hampton FC pada leg kedua babak Grand Final yang digelar di Stadion Bung Karno, Sukoharjo, Minggu (28/6/2026).
Pertandingan penentu ini berjalan dengan tensi tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim yang mengincar takhta tertinggi langsung memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Namun, kedisiplinan lini belakang menjadi kunci di paruh pertama.
Proton FC berhasil memecah kebuntuan lebih dulu. Melalui skema serangan balik yang rapi, mereka sukses menyarangkan satu gol ke gawang Hampton FC. Skor 1-0 untuk keunggulan Proton FC bertahan hingga turun minum, sekaligus memberikan tekanan psikologis bagi sang lawan.
Memasuki babak kedua, Hampton FC yang enggan melempar handuk begitu saja langsung menaikkan intensitas serangan. Gelombang gempuran terus dialirkan ke jantung pertahanan Proton FC. Kerja keras anak-anak Hampton akhirnya membuahkan hasil, satu gol penyeimbang lahir di paruh kedua, mengubah papan skor menjadi sama kuat 1-1.
Sengitnya laga memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu (extra time). Di fase krusial ini, kedua tim tampak bermain lebih hati-hati demi menghindari kesalahan fatal. Meski beberapa peluang emas sempat tercipta, rapatnya barisan pertahanan dan kegemilangan masing-masing penjaga gawang membuat skor 1-1 tidak berubah hingga waktu tambahan usai.
Pemenang pun harus ditentukan melalui babak tos-tosan alias adu penalti. Di sinilah mentalitas para algojo dan kejelian kiper diuji di hadapan ribuan pasang mata yang memadati Stadion Bung Karno Sukoharjo.
Dalam suasana mencekam, dewi fortuna akhirnya berpihak pada Proton FC. Tiga penendang Hampton FC sukses menjalankan tugasnya, namun Proton FC tampil lebih klinis dengan melesakkan empat gol ke dalam jaring gawang. Babak adu penalti berakhir dengan keunggulan 4-3 untuk Proton FC.
Dengan hasil ini, Proton FC resmi mengangkat trofi juara Pro Futsal League 2, sekaligus menyudahi perlawanan spartan Hampton FC yang harus puas keluar sebagai runner-up setelah bertarung habis-habisan hingga titik darah penghabisan.***




