CIKALPEDIA – Fase grup Piala Dunia 2026 yang menggunakan format baru resmi berakhir pada Minggu (28/6/2026) WIB. Sebanyak 32 negara kini telah mengamankan tiket untuk bertarung di babak gugur (knockout stage), setelah melewati persaingan ketat di edisi perdana yang melibatkan 48 tim peserta ini.

Empat tiket terakhir di hari penutupan dramatis menjadi milik Kroasia, Republik Demokratik Kongo, Austria, dan Aljazair. Kelolosan Aljazair dipastikan lewat laga menegangkan yang berakhir dengan skor imbang 3-3 melawan Austria. Gol telat di menit-menit akhir pertandingan tersebut sekaligus memupus ambisi Iran untuk melangkah lebih jauh.

Sesuai regulasi baru, komposisi 32 tim yang lolos ini diambil dari 24 negara yang menyandang status sebagai juara dan runner-up dari 12 grup, ditambah dengan 8 tim peringkat ketiga terbaik.

Daftar 32 Tim yang Lolos Berdasarkan Capaian Fase Grup

1. Meksiko (Juara Grup A)

Sebagai salah satu tuan rumah, El Tri tampil sempurna di hadapan publik sendiri. Setelah membungkam Afrika Selatan dan Korea Selatan, Meksiko menutup fase grup dengan menggilas Republik Ceko 3-0 di Stadion Azteca, Kamis (25/6/2026). Skuad asuhan Jaime Lozano ini belum sekalipun kebobolan, menyamai rekor clean sheet beruntun Uruguay pada Piala Dunia 2018.

2. Amerika Serikat (Juara Grup D)

Di bawah komando Mauricio Pochettino, Amerika Serikat melaju mulus berkat kemenangan atas Paraguay dan Australia di dua laga awal. Meski pada laga pamungkas takluk 1-2 dari Turkiye, posisi The Stars & Stripes di puncak klasemen Grup D tetap tak tergoyahkan karena laga Paraguay vs Australia berakhir kacamata.

3. Jerman (Juara Grup E)

Die Mannschaft menjadi wakil Eropa pertama yang mengunci tiket 32 besar. Skuad racikan Julian Nagelsmann sempat mengamuk dengan melibas Curacao 7-1 dan menang dramatis 2-1 atas Pantai Gading lewat dua gol Deniz Undav. Hasil minor kalah 1-2 dari Ekuador di laga terakhir tidak menggeser Jerman dari status juara grup.

4. Argentina (Juara Grup J)

Sang juara bertahan kembali menunjukkan taringnya. Lionel Messi tampil menggila dengan memborong 5 gol di dua laga awal (hattrik kontra Aljazair dan brace melawan Austria). Capaian itu membawa Messi memecahkan rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sejarah Piala Dunia putra dengan 18 gol. Argentina menyapu bersih laga dengan 9 poin setelah di laga terakhir menekuk Yordania 3-1. Di babak 32 besar, mereka akan bersua Jepang.

5. Prancis (Juara Grup I)

Les Bleus lolos meyakinkan setelah mengandaskan perlawanan Senegal dan Irak di laga-laga awal. Kylian Mbappe menjadi aktor utama dengan torehan masing-masing dua gol di tiap laga, membuatnya kini mengoleksi total 16 gol sepanjang kariernya di Piala Dunia. Prancis menegaskan dominasi grup setelah menjinakkan Norwegia 4-1 di partai terakhir.

6. Norwegia (Runner-up Grup I)

Setelah absen selama 28 tahun, Norwegia langsung membuat kejutan. Motor serangan mereka, Erling Haaland, memborong empat gol dalam dua laga pembuka untuk menumbangkan Irak dan Senegal. Meski kalah dari Prancis di laga pamungkas, koleksi 6 poin menempatkan Norwegia sebagai pendamping Prancis ke babak gugur.

7. Kolombia (Juara Grup K)

Anak asuh Nestor Lorenzo melaju setelah memetik poin penuh atas Uzbekistan dan menang tipis 1-0 atas RD Kongo lewat gol tunggal Daniel Munoz. Kolombia mengunci status juara Grup K setelah bermain imbang tanpa gol melawan Portugal pada Minggu (28/6/2026) pagi WIB.

8. Swiss (Juara Grup B)

Swiss menyegel posisi puncak Grup B dengan koleksi 7 poin. Sempat ditahan imbang Bosnia dan mencukur Qatar 6-0, tim asuhan Murat Yakin ini memastikan kelolosan setelah menumbangkan Kanada 2-1 di laga pamungkas grup.

9. Kanada (Runner-up Grup B)

Tuan rumah bersama ini mendampingi Swiss ke babak gugur sebagai peringkat kedua dengan raihan 4 poin. Poin krusial Kanada didapat saat menang telak atas Qatar dan menahan imbang Bosnia-Herzegovina. Kanada dijadwalkan bertemu Afrika Selatan di Los Angeles pada babak berikutnya.

10. Brasil (Juara Grup C)

Selecao melanjutkan tradisi emas selalu lolos dari fase grup sejak Piala Dunia 1966. Setelah ditahan Maroko dan menang atas Haiti, Brasil mengunci status juara Grup C usai menggilas Skotlandia 3-0 lewat dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha.

11. Maroko (Runner-up Grup C)

Sinar semifinalis Piala Dunia 2022 belum pudar. Atlas Lions melaju ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup C setelah menumbangkan Haiti 4-2 di laga penentu, hanya kalah selisih gol dari Brasil yang berada di puncak.

12. Bosnia-Herzegovina (Peringkat 3 Terbaik – Grup B)

Generasi baru Bosnia di bawah asuhan Sergej Barbarez lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik dengan mengemas 4 poin. Kepastian itu didapat usai Edin Dzeko dan kolega menumbangkan Qatar dengan skor 3-1.

13. Afrika Selatan (Runner-up Grup A)

Bafana Bafana mencetak sejarah baru untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Piala Dunia. Tiket bersejarah ini digenggam usai mereka menjinakkan Korea Selatan 1-0 lewat gol tunggal Thapelo Maseko di laga terakhir, mengamankan posisi kedua di bawah Meksiko dengan 4 poin.

14. Pantai Gading (Runner-up Grup E)

Pantai Gading finis di posisi kedua Grup E dengan 6 poin setelah mengandaskan Curacao 2-0 lewat dua gol Nicolas Pepe. Ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena dalam tiga edisi partisipasi sebelumnya (2006, 2010, 2014), langkah mereka selalu kandas di fase grup.

15. Ekuador (Peringkat 3 Terbaik – Grup E)

Ekuador mengakhiri penantian panjang sejak 2006 untuk mencicipi babak gugur. Kepastian ini diraih secara dramatis setelah mereka menumbangkan raksasa Eropa, Jerman, dengan skor 2-1 di laga pamungkas lewat gol Nilson Angulo dan Gonzalo Plata.

16. Belanda (Juara Grup F)

Tim asuhan Ronald Koeman finis sebagai juara Grup F dengan raihan 7 poin. Pada laga penutup, De Oranje sukses memulangkan Tunisia dengan skor 3-1 berkat gol Brian Brobbey, Jan Paul van Hecke, dan gol bunuh diri lawan. Belanda akan menantang Maroko di babak 32 besar.

17. Jepang (Runner-up Grup F)

Samurai Biru lolos sebagai runner-up Grup F dengan koleksi 5 poin setelah bermain imbang 1-1 dengan Swedia. Kiper Zion Suzuki menjadi pahlawan berkat empat penyelamatan krusial di masa injury time. Jepang sudah ditunggu lawan berat, Argentina, di babak selanjutnya.

18. Swedia (Peringkat 3 Terbaik – Grup F)

Swedia berhak melaju setelah mengamankan posisi di zona peringkat ketiga terbaik dengan 4 poin. Gol penyeimbang Anthony Elanga ke gawang Jepang di laga terakhir menjadi penyelamat langkah skuad asuhan Graham Potter ini.

19. Australia (Runner-up Grup D)

Hasil imbang 0-0 melawan Paraguay sudah cukup mengantarkan Socceroos ke babak 32 besar dengan status runner-up Grup D (4 poin). Di babak sistem gugur, tim asuhan Tony Popovic ini akan ditantang oleh Mesir.

20. Spanyol (Juara Grup H)

Spanyol mengamankan posisi puncak Grup H dengan 7 poin. Juara dunia 2010 ini menutup fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Uruguay berkat gol tunggal Alex Baena pada menit ke-42.

21. Cape Verde (Runner-up Grup H)

Berstatus sebagai tim debutan, negara kepulauan di Afrika ini membuat kejutan besar dengan lolos tanpa sekalipun menelan kekalahan. Mereka sukses menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi untuk finis di posisi kedua dengan 3 poin.

22. Paraguay (Peringkat 3 Terbaik – Grup D)

Paraguay berhak melaju ke fase gugur setelah mengantongi 4 poin di posisi ketiga Grup D. Kepastian lolosnya tim asal Amerika Selatan ini baru didapat setelah kalkulasi hasil pertandingan dari grup lain menguntungkan posisi mereka.

23. Belgia (Juara Grup G)

Sempat tampil kurang meyakinkan di awal grup, The Red Devils mengamuk di laga penutup dengan menghancurkan Selandia Baru 5-1. Dua gol Leandro Trossard serta sumbangan dari De Bruyne dan Lukaku membawa Belgia finis sebagai juara Grup G berkat keunggulan selisih gol.

24. Mesir (Runner-up Grup G)

The Pharaohs mencetak sejarah baru dengan lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Kepastian itu didapat setelah mereka bermain imbang 1-1 dengan Iran di laga pamungkas dan mengoleksi total 5 poin.

25. Senegal (Peringkat 3 Terbaik – Grup I)

Senegal berhasil merangsek naik ke zona peringkat ketiga terbaik setelah di laga terakhir mengamuk dengan menggilas Irak lima gol tanpa balas. Tambahan tiga poin dan selisih gol surplus menolong nasib wakil Afrika ini.

26. Inggris (Juara Grup L)

Di bawah arsitek anyar Thomas Tuchel, Inggris tampil perkasa mengunci status juara Grup L dengan 7 poin. Pada laga penutup, The Three Lions mengalahkan Panama 2-0 lewat gol Jude Bellingham dan Harry Kane. Gol tersebut membawa Kane melewati rekor Gary Lineker sebagai top skor Inggris di Piala Dunia (11 gol).

27. Kroasia (Runner-up Grup L)

Kroasia lolos dramatis sebagai runner-up Grup L dengan 6 poin setelah menumbangkan Ghana 2-1 di laga terakhir. Sundalan Nikola Vlasic memanfaatkan sepak pojok Luka Modric di menit ke-83 menjadi penentu napas panjang finalis Piala Dunia 2018 ini.

28. Ghana (Peringkat 3 Terbaik – Grup L)

Meski kalah dari Kroasia di laga penutup, posisi Ghana aman di zona delapan tim peringkat ketiga terbaik berkat tabungan 4 poin yang mereka kumpulkan di laga-laga sebelumnya. Di babak 32 besar, Ghana akan menghadapi tantangan berat dari Kolombia.

29. Portugal (Runner-up Grup K)

Sama-sama mengoleksi 4 poin sebelum laga pamungkas, Portugal mengamankan posisi runner-up Grup K setelah bermain imbang dengan intensitas tinggi tanpa gol melawan Kolombia di Miami, Minggu pagi WIB. Portugal akan menantang Kroasia di fase berikutnya.

30. RD Kongo (Peringkat 3 Terbaik – Grup K)

Les Leopards lolos secara heroik setelah membalikkan keadaan untuk menekuk Uzbekistan 3-1 lewat dua gol Yoane Wissa dan sebiji gol Fiston Mayele. Dengan raihan 4 poin dan selisih gol yang baik, mereka memimpin klasemen jalur peringkat ketiga terbaik.

31. Austria (Runner-up Grup J)

Laga hidup mati kontra Aljazair berjalan gila. Sempat tertinggal 2-3 di menit ke-90+4 yang bisa membuat mereka tersingkir, Sasa Kalajdzic muncul sebagai juru selamat lewat gol penyama kedudukan 3-3 di menit ke-90+5. Skor imbang itu meloloskan Austria sebagai runner-up Grup J.

32. Aljazair (Peringkat 3 Terbaik – Grup J)

Meski kemenangan di depan mata buyar oleh gol telat Austria di detik-detik akhir, tambahan satu poin dari hasil imbang 3-3 tersebut sudah cukup membawa Aljazair mengamankan tiket terakhir (ke-32) lewat jalur peringkat ketiga terbaik dengan koleksi 4 poin. ***