Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s
Politik

Pengamat: Tunda Bayar Kuningan Jangan Jadi Alat Serang Pilkada

KUNINGAN – Fenomena tunda atau gagal bayar yang beberapa tahun terakhir membebani APBD Kabupaten Kuningan, dinilai sebagai tanggung jawab kolektif. Bukan sekadar kesalahan personal atau pemerintahan tertentu. Hal itu disampaikan pengamat kebijakan publik, Sujarwo, di tengah memanasnya suhu politik jelang Pilkada Kuningan 2024.

“Tragedi tunda bayar dengan nominal ratusan miliar bukan kesalahan satu-dua orang. Ini hasil dari keputusan kolektif TAPD yang bekerja di bawah arahan Bupati dan Wakilnya kala itu,” ujar Sujarwo, yang akrab disapa Mang Ewo, Selasa (17/9).

Menurutnya, tidak adil jika kegagalan fiskal tersebut hanya dibebankan pada satu rezim pemerintahan masa lalu, terutama menjelang kontestasi Pilkada yang akan digelar 27 November mendatang.

Ia mengingatkan, publik sudah cukup cerdas memahami bahwa beberapa pasangan calon saat ini merupakan bagian dari sistem pemerintahan ketika krisis tunda bayar itu muncul.

Baca Juga :  Angin Kencang Tumbangkan Pohon di Depan Pendopo Kuningan, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Related posts

IPM Kuningan Masih Rendah, Ika Siti Rahmatika Dorong Perhatian untuk UMKM dan Pedagang Kecil

Cikal

Bando Tak Bertuan Disulap Jadi Uang! Bappenda Kuningan Gandeng KPKNL Cirebon Nilai Aset Tersembunyi

Cikal

Kuningan Terima 63 Unit Alsintan dari Kementan, Pacu Produktivitas Menuju Swasembada Pangan

Cikal

Leave a Comment