Sementara itu, Kabid Informatika dan Media Massa MPC Pemuda Pancasila Kuningan, Asep S. Sonjaya atau akrab disapa Asep Papay menyebut kegiatan Gebyar HUT ini adalah hasil kerja bersama seluruh kader Pemuda Pancasila di daerah. Ia menekankan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam setiap gerak organisasi.
“Momentum HUT ke-66 ini bukan sekadar perayaan, tetapi ajang untuk memperkuat solidaritas sosial dan meneguhkan tekad untuk terus mengabdi bagi masyarakat,” ujar Asep Papay
Asep Papay menambahkan, semangat gotong royong yang menjadi landasan organisasi ini akan terus dijaga, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi masyarakat pascapandemi. Kegiatan sosial yang masif digelar, menurutnya, adalah bentuk nyata dari semangat itu. Nasionalisme, dalam pandangan Pemuda Pancasila Kuningan, tidak selalu ditunjukkan lewat kata-kata, melainkan melalui tindakan kecil yang mampu memberi dampak langsung dan positif bagi kehidupan warga.
Melalui Gebyar HUT ini, MPC Pemuda Pancasila berharap dapat menumbuhkan kembali semangat kepedulian sosial, mempererat persaudaraan antar-elemen masyarakat, serta menginspirasi warga untuk terus berbuat baik dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Menutup pernyataannya, Harnida Darius mengajak masyarakat Kuningan untuk turut serta memeriahkan perayaan di Pandapa Paramarta. “Mari bersama-sama menyemarakkan peringatan hari lahir organisasi besar ini dengan semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian untuk negeri,” tuturnya.
Dengan rangkaian kegiatan yang berpijak pada nilai-nilai sosial dan kebangsaan, peringatan HUT Pemuda Pancasila di Kuningan kali ini diharapkan bukan hanya menjadi panggung seremonial, tetapi juga ruang aktualisasi nyata bagi nilai-nilai yang mereka usung. (ali)
