Jejak hidupnya menunjukkan seorang seniman yang tidak berhenti di panggung musik. Ia mengabdikan diri untuk pendidikan, sosial, dan kebudayaan, menjadikan seni sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat.
Kini, Bandung tidak hanya kehilangan seorang musisi, tetapi juga seorang teladan, seniman yang menyalakan cahaya dengan karyanya, dan manusia yang menebar manfaat dengan pengabdiannya.
Di hati masyarakat, nama Acil Bimbo akan tetap hidup, bersama lantunan lagu-lagu yang tak lekang dimakan waktu.(Beng)
Sumber : https://www.jabarprov.go.id/
