Cikalpedia
”site’s ”site’s
Jabar

Bansos dan Data Sosial Bermasalah, Warga Cipaku Tuntut Pendataan Ulang

Pengawasan Penyelenggaraan pemerintahan di Cipaku, ciamis. (istimewa)

Menanggapi hal tersebut, Ika menegaskan bahwa validitas data merupakan fondasi utama keadilan sosial. Ia mendorong pendataan ulang secara partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa dan unsur masyarakat agar daftar penerima benar-benar mencerminkan kondisi riil.

“Kalau datanya keliru, program sebaik apa pun tidak akan tepat sasaran. Pendataan harus terbuka dan melibatkan warga agar kepercayaan publik bisa pulih,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pembaruan data secara berkala, mengingat kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah akibat kehilangan pekerjaan, gagal panen, atau faktor kesehatan. Tanpa mekanisme pembaruan yang adaptif, kebijakan sosial berisiko tertinggal dari realitas yang dihadapi warga.

Bagi masyarakat Cipaku, tuntutan pendataan ulang bukan semata soal bantuan materi, tetapi upaya memulihkan rasa adil dalam kehidupan bertetangga. Mereka berharap pemerintah tidak hanya menyalurkan program, tetapi memastikan setiap kebijakan berdiri di atas data yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di tengah meningkatnya beban ekonomi masyarakat desa, keakuratan data bansos menjadi penentu apakah negara hadir sebagai pelindung, atau justru absen dalam senyap di balik angka-angka yang tak lagi mencerminkan kenyataan. (ali)

Baca Juga :  Soal Bursa Ketua DPC PDI Perjuangan, Ika: Saya Siap Ditugaskan di Mana Pun!

Related posts

GOR Jagaraksa Jadi Saksi Sejarah! Desa Jagara Bentuk KDMP

Cikal

Longsor Susulan Ancam Jalan Cipasung – Subang, Warga Diminta Waspada

Ceng Pandi

HMI Kuningan Gelar Training Nasional, Hadirkan Tokoh Nasional dan Puluhan Kader se-Indonesia

Cikal