Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

BAZNAS Kuningan Perkuat Tatakelola Berbasis Digital

KUNINGAN – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan terus menunjukkan penguatan tata kelola zakat berbasis transparansi dan digitalisasi. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Zakat Fitrah Tahun 2026 yang digelar di Aula Bank BJB Kuningan, Senin (20/04/2026).

‎Kegiatan strategis tersebut dihadiri perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari 32 kecamatan se Kabupaten Kuningan. Selain menjadi forum evaluasi, agenda tersebut menjadi komitmen bersama dalam memperkuat sistem pelaporan zakat yang kini hampir sepenuhnya bertransformasi ke platform digital.

‎Ketua BAZNAS Kabupaten Kuningan, Yayan Sofyan, mengungkapkan bahwa tren penghimpunan zakat fitrah selama masa kepemimpinannya menunjukkan peningkatan yang signifikan.

‎“Sejak tahun 2021 yang mencatatkan angka Rp15,7 miliar, penghimpunan terus meningkat hingga mencapai Rp22,3 miliar pada tahun 2025. Untuk tahun 2026, laporan sementara berada di angka Rp21,7 miliar, yang menunjukkan stabilitas capaian,” ujarnya.

‎Menurutnya, aspek pelaporan menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik. Sebagai lembaga resmi pemerintah, BAZNAS dituntut menghadirkan sistem yang akuntabel dan transparan.

‎Transformasi digital yang dilakukan BAZNAS Kuningan kini memungkinkan pemantauan pengumpulan zakat secara realtime. Hampir seluruh kecamatan telah mengadopsi sistem aplikasi, dengan hanya enam desa yang masih dalam tahap pendampingan, yakni Desa Ciniru, Karangkancana, Ciawi, Cidahu, Sindangagung, dan Darma.

‎“Ini menunjukkan tata kelola zakat di Kuningan semakin modern transparan, cepat, dan akuntabel,” tambahnya.

‎Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja di lapangan, BAZNAS Kuningan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah UPZ berprestasi pada periode 2025. UPZ Kecamatan Selajambe, Cigugur, dan Cibingbin mendapatkan penghargaan berupa laptop untuk mendukung optimalisasi kinerja pengelolaan zakat di wilayah masing-masing.

‎Melalui rapat koordinasi itu, sinergi antara BAZNAS Kabupaten dan UPZ di tingkat kecamatan semakin solid, sehingga pengelolaan zakat dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kemaslahatan umat di Kabupaten Kuningan.

Baca Juga :  Isu Suap 1 Miliar, Mang Ewo: Terlalu Dangkal dan Tak Masuk Akal!

Penulis: Icu Firmansyah || Editor: Sopandi