Dian berharap, turnamen Bupati Cup tidak hanya melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat Kuningan melalui olahraga.
“Ini kan aspirasi masyarakat khususnya penggemar bola, insyaallah karena dari awal pertandingan sampai babak semifinal berjalan dengan lancar, tim juga sudah latihan berhari-hari bahkan sampai berminggu-minggu, insyaallah besok dilanjut kembali,” ujarnya.
Kemudian, lanjutnya, turnamen tersebut menjadi langkah awal untuk mencetak potensi atlit dari sudut desa untuk bergabung di squad Pesik Kuningan. Atlet-atlet terbaik tersebut kemudian bisa mengharumkan sepakbola Kuningan sampai ke kancah Nasional.
Dian mengaku, antusiasme masyarakat Kuningan terhadap sepakbola cukup tinggi, hal itu dibuktikan dengan pertandingan sebelumnya mampu memadati kursi stadion yang disediakan.
“ini juga membuktikan bahwa sepakbola mempererat persatuan dan memperkuat solidaritas ditengah masyarakat,” pungkasnya. (Icu)
