Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Kuningan

Bupati Kuningan Putar 150 Pejabat Administrator

Pelantikan pajabat baru eselon III di Lingkup Pemkab Kuningan

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan membuka tahun 2026 dengan langkah yang tak biasa. Lewat Keputusan Bupati Kuningan Nomor 821.1.3.1/KPTS.1-BKPSDM/2026, Bupati Dian Rachmat Yanuar merombak besar-besaran struktur jabatan administrator dan pengawas.

Sedikitnya 150 aparatur sipil negara (ASN) dipindahkan, dikukuhkan, atau diangkat ke posisi baru, mulai dari camat, sekretaris dinas, kepala bagian hingga kepala bidang di berbagai perangkat daerah.

Pelantikan yang ditetapkan pada 2 Januari 2026 ini menjadi salah satu rotasi pejabat paling masif dalam beberapa tahun terakhir di lingkup Pemkab Kuningan. Perputaran tersebut mencakup jabatan strategis di Sekretariat Daerah, dinas teknis, rumah sakit daerah, hingga hampir seluruh kecamatan.

Di jajaran eselon III.a, sejumlah nama menempati posisi kunci. H. Diding Wahyudin dipercaya sebagai Camat Maleber, sementara Imat Masriadi menakhodai Kecamatan Ciniru. Jabatan Camat Kuningan diemban Deni Hamdani, sedangkan Kecamatan Cilimus dipercayakan kepada Ade Bunyamin. Posisi camat lainnya diisi antara lain oleh Rusmiadi (Ciwaru), Asikin (Jalaksana), Asep Dudi Riyadi (Pasawahan), Neni Betty Roslinda Watty (Kalimanggis), serta Sutarno (Cibingbin).

Di level sekretariat daerah, Tatiek Ratna Mustika ditunjuk sebagai Kepala Bagian Organisasi Setda, Rinekawiati Soelaeman sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, dan Aries Susandi mengisi jabatan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. Sementara itu, Sri Ucu Sukmawati dipercaya memimpin Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, posisi yang kerap disebut sebagai “dapur” komunikasi kepala daerah.

Rotasi juga menyasar jabatan sekretaris dinas yang berfungsi sebagai pengendali administrasi dan anggaran. Asep Ismanto ditunjuk sebagai Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Erni Marpuah Jamilah sebagai Sekretaris DPMPTSP, dan H. Tito Palawa Nusanto sebagai Sekretaris Bappeda.

Di sektor pendidikan, H. Pipin Mansur Aripin mengisi jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga :  HMI Kritik Alasan Bupati Soal Anggaran Jalan Tersendat

Bidang kesehatan tak luput dari perombakan. dr. Fahmi Nurdin dilantik sebagai Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD “45”, sementara Emi Martini mengisi posisi Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan di rumah sakit yang sama. Adapun RSUD Linggajati kini dipimpin oleh dr. Hj. Eva Maya sebagai direktur.

Di tingkat pengawas atau eselon III.b, daftar mutasi semakin panjang. Nama-nama seperti dr. Yanuar Firdaus Sukardi (Kepala Bidang Pelayanan RSUD “45”), Nana Suhendra (Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo), serta Roro Ening Hartini (Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo) menunjukkan bahwa sektor layanan publik dan digital menjadi salah satu fokus pergeseran.

Secara administratif, keputusan bupati ini mengakhiri jabatan lama para ASN dengan ucapan terima kasih, lalu menetapkan jabatan baru berikut tunjangan struktural sesuai Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2007. Namun di luar aspek administratif, mutasi ini memantik beragam tafsir di kalangan birokrasi dan publik.

Sejumlah ASN yang enggan disebutkan namanya menyebut rotasi kali ini sebagai “mutasi sapu jagat”. Bukan hanya karena jumlahnya besar, tetapi juga karena menyentuh banyak posisi yang sebelumnya relatif stabil. “Ini seperti reset besar-besaran. Banyak yang kaget, terutama mereka yang merasa masih nyaman di posisi lama,” ujar seorang pejabat eselon III.

Pertanyaan klasik kembali mengemuka, sejauh mana mutasi ini berbasis pada merit system? Tanpa transparansi evaluasi kinerja, rotasi massal rawan dipersepsikan sebagai bentuk penyesuaian loyalitas, bukan semata peningkatan profesionalisme.

Dengan skala mutasi sebesar ini, tahun 2026 akan menjadi ujian bagi para pejabat yang baru dilantik. Bagi sebagian ASN, ini momentum pembuktian. Bagi yang lain, ini adalah sinyal bahwa di Kuningan, kursi jabatan tak pernah benar-benar aman. (Ali)

Baca Juga :  HMI Soroti Persoalan Sampah Kuningan