TANGERANG – Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kuningan Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (IPPMK Jadetabek) resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2027. Acara digelar di Gedung DPRD Kota Tangerang Selatan, Sabtu (20/6/2026).

Momentum tersebut menjadi estafet kepemimpinan baru sekaligus penegasan komitmen organisasi dalam mencetak kader-kader muda yang berintegritas dan berdaya saing.

Mengusung tema “Mengukuhkan Komitmen Pengabdian, Merawat Estafet Kepemimpinan, dan Menjadikan IPPMK Jadetabek sebagai Kawah Candradimuka”, pelantikan dihadiri 29 tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, pembina, alumni, serta keluarga besar IPPMK Jadetabek.

Rangkaian acara diawali dengan prosesi pelantikan yang dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah tokoh yang selama ini turut mendukung perjalanan organisasi mahasiswa asal Kabupaten Kuningan tersebut.

Dewan Penasihat IPPMK Jadetabek, Atang Sugiono, menekankan pentingnya menjaga semangat kekeluargaan dan pengabdian dalam menjalankan organisasi. Menurutnya, konsistensi dan kebersamaan menjadi fondasi penting dalam membina generasi muda Kuningan di perantauan.

Sementara itu, Pembina IPPMK Jadetabek, Yanuar Prihatin, mendorong para pengurus yang baru dilantik untuk menjadikan organisasi sebagai ruang belajar dan pengembangan kapasitas kepemimpinan.

“Pengalaman berorganisasi inilah yang merupakan modal penting dalam membangun karakter, integritas, serta kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” ujarnya.

Ia menilai, tema yang diusung pada pelantikan mencerminkan tekad IPPMK Jadetabek untuk terus menjadi wadah kaderisasi yang mampu melahirkan generasi muda yang progresif, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap daerah asal.

“Organisasi daerah ini mudah-mudahan senantiasa menjadi kawah candradimuka yang melahirkan kader-kader unggul untuk berkontribusi bagi Kabupaten Kuningan maupun Indonesia,” katanya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Stadium General yang mengangkat pentingnya peningkatan karier, tujuan berorganisasi, serta pembelajaran kepemimpinan bagi mahasiswa.

Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan wawasan kepada para pengurus baru mengenai pentingnya membangun kapasitas diri sejak masa perkuliahan melalui keterlibatan aktif dalam organisasi.

Dua narasumber, Alfath Hidayatullah dan Rifqi Aunurrofi Al-Ghifari, membagikan pengalaman mereka mengenai perjalanan organisasi, pentingnya membangun jejaring, serta bagaimana organisasi dapat menjadi sarana meningkatkan kompetensi kepemimpinan dan kesiapan karier di masa mendatang.

Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif semakin mempererat kebersamaan antaranggota serta membuka ruang diskusi mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi generasi muda Kuningan di tengah dinamika perkembangan zaman.