‎KUNINGAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mulai menggagas program Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi dan Citra atau Pesona khusunya di Sekolah Dasar.

‎Hal itu dilakukan sebagai upaya membangun identitas atau branding setiap sekolah berdasarkan potensi, karakter, serta bakat dan minat peserta didiknya.

‎Kepala Bidang Pembinaan SD Disdikbud Kuningan, Surya, mengatakan bahwa setiap sekolah memiliki karakter dan keunggulan yang berbeda sehingga perlu dikenali, dikembangkan, dan diperkuat menjadi identitas sekolah.

‎”Selama ini kita, baik kepala sekolah, guru maupun Dinas Pendidikan, sering kali hanya fokus pada aspek akademik. Padahal pengembangan bakat dan minat anak merupakan bagian penting dalam membentuk masa depan mereka. Karena itu kami sedang menjalankan aksi perubahan melalui program Pesona SD, yaitu Pengembangan Sekolah Berbasis Potensi dan Citra Sekolah Dasar,” ujarnya.

‎Lebih lanjut, kata Surya, melalui program tersebut setiap sekolah akan memiliki fokus pengembangan sesuai potensi yang dimiliki. Pihaknya akan melakukan pendampingan sekaligus membuat komitmen bersama dengan sekolah agar arah pengembangannya lebih terukur.

‎Ia mencontohkan, sekolah yang memiliki potensi di bidang olahraga dapat membangun identitas sebagai sekolah unggulan cabang tertentu seperti sepak bola, futsal, voli, atau bulu tangkis. Sementara sekolah lain dapat mengembangkan keunggulan di bidang seni, keagamaan, lingkungan hidup, pertanian, hingga wisata edukasi sesuai karakter wilayahnya.

‎”Jadi nanti sekolah akan punya branding yang jelas. Ada sekolah unggul di bidang olahraga, kesenian, keagamaan, lingkungan, pertanian, atau wisata. Orang tua juga memiliki pilihan sesuai bakat dan minat anaknya sehingga potensi peserta didik bisa berkembang secara optimal,” jelasnya.

‎Ia menambahkan, konsep tersebut juga mempertimbangkan potensi daerah. Misalnya sekolah di kawasan wisata dapat mengembangkan pendidikan berbasis wisata, sedangkan sekolah di wilayah pertanian dapat mengangkat potensi agraris sebagai ciri khasnya.

‎Menurutnya, pendekatan tersebut sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat kualitas pendidikan yang selaras dengan karakteristik lokal Kabupaten Kuningan.

‎Program Pesona SD juga mendapat dukungan dari Bupati Kuningan yang berencana menghadirkan konsep sekolah unggulan bertajuk Melesat sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan di daerah.

‎”Dukungan anggaran tentu akan menjadi bagian dari pengembangan program ini. Pak Bupati juga sudah sepakat untuk membangun branding sekolah unggulan Melesat. Untuk jenjang SD, kami kemas melalui program Pesona SD agar setiap sekolah memiliki identitas dan keunggulan yang berbeda sesuai potensinya,” kata Surya.

‎Ke depan, Ia berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan daya saing sekolah, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang berkembang sesuai bakat, minat, dan potensi yang dimiliki sejak usia sekolah dasar.