Ia menambahkan, momentum ini semestinya menjadi pengingat bagi seluruh elemen di Kuningan untuk menjaga nilai empati, persatuan, dan gotong royong.
“Kami mengajak ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa, cendekiawan, komunitas ojol, hingga penyelenggara pemerintahan untuk memperkuat solidaritas kebangsaan,” tutur politikus PDIP itu.
Zul menegaskan, DPRD mendukung penuh agar rangkaian Hari Jadi Kuningan tetap berjalan, namun dengan penyesuaian.
“Hiburan rakyat bisa digelar di kesempatan lain. Hari ini yang lebih utama adalah menghargai duka bersama,” katanya. (Ali)
