Sementara itu, Ketua DPD FK PKBM, Andriyanto, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan fokus pada peningkatan mutu layanan dan penguatan program berbasis kecakapan hidup. Menurutnya, program tersebut sangat membantu peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya dalam aspek keterampilan.
”Pendidikan kesetaraan tidak cukup memberikan ijazah, tetapi juga harus membekali warga berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi,” tegas Andri.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW FK PKBM Provinsi Jawa Barat, Heru Saleh menilai bahwa pelantikan tersebut merupakan momentum yang tepat untuk konsolidasi kelembagaan. Pihaknya menekankan pentingnya integritas organisasi dan sinergi dengan pemerintah daerah agar kebijakan pendidikan non formal dapat berjalan efektif serta berdampak luas.
”FK PKBM Kabupaten Kuningan diharapkan mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan solusi pendidikan berbasis komunitas,” kata Heru.
Heru menegaskan, FK PKBM harus membantu pemerintah dalam penuntasan persoalan pendidikan nonformal di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, PKBM memiliki peran starategis dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan pendidikan kesetaraan. (Icu)
