KUNINGAN – IPB Press, salah satu penerbit universitas terkemuka di Indonesia resmi bekerjasama dengan Mini Teater Edukatif (MTE) Disdikbud Kuningan. Kerjasama itu diwujudkan dengan menyajikan tontonan edukatif di tengah-tengah kota, tepatnya di Puspa Siliwangi.
Simbolis kerjasama dilakukan di MTE Disdikbud, Jumat (13/2/2026). Momen itu sekaligus melaunching dua film pilihan yakni, Pengen Hijrah dan Tak Kenal maka Ta’aruf. Konsep semi bioskop itu terbuka untuk umum dengan tarif tiket yang sangat terjangkau, Rp. 20.000, dan bisa menampung sampai 30 orang.
MTE merupakan inovasi pembelajaran berbasis audio visual yang diinisiasi Disdikbud Kabupaten Kuningan. Sarana itu disiapkan untuk penguatan pendidikan melalui film-film yang inspiratif dan sarat nilai. Program tersebut dirancang untuk memperkaya metode belajar siswa sekaligus menghadirkan ruang hiburan yang mendidik bagi masyarakat.
Direktur MTE, Surya, menyampaikan bahwa kerjasama tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif di daerah.
“Kerja sama ini merupakan langkah awal yang baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan industri kreatif di Kabupaten Kuningan,” ujar Surya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut membawa angin segar bagi keberlangsungan program MTE, terutama dalam penyediaan konten-konten film edukatif yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran.
Sementara itu, Direktur PT Penerbit IPB Press, Erick Wahyudyono, menilai Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan yang kreatif dan inovatif. Ia berharap kolaborasi itu mampu menghadirkan konten yang inspiratif, motivatif, serta memperkuat literasi masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan konten-konten positif yang inspiratif, motivatif, dan edukatif bagi masyarakat, serta menjadi hiburan yang positif dan sarana edukasi dengan suasana yang berbeda,” ungkapnya
Kerjasama itu diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem literasi di Kuningan, tetapi juga mampu membangun mental spiritual generasi muda melalui media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. (Isman)
