
CIKALPEDIA — Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa awal berkekuatan magnitudo 7,0 yang berpusat di sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Data BMKG menunjukkan pusat gempa berada pada koordinat 8,33 Lintang Selatan dan 121,32 Bujur Timur.
Gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami. Dalam pemutakhiran berikutnya, BMKG mencatat parameter gempa menjadi magnitudo 7,7, dengan pusat gempa sekitar 30 kilometer timur laut Mbay dan kedalaman 15 kilometer.
Tsunami kemudian benar-benar terdeteksi di sejumlah wilayah. Gelombang tertinggi tercatat di Maurole, Kabupaten Ende, dengan ketinggian 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB.
Selain Maurole, gelombang juga terpantau di sejumlah titik lain. Di Pelabuhan Kewapante, Sikka, gelombang mencapai 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB. Labuan Bajo mencatat 0,36 meter, Flores Timur 0,25 meter, Bakalang-Alor 0,14 meter, dan sejumlah wilayah lain di luar NTT turut mengalami kenaikan muka air laut.
Gempa juga dirasakan hingga Lombok, Nusa Tenggara Barat. Getaran kuat membuat warga di sejumlah daerah berupaya menjauh dari kawasan pesisir menyusul peringatan tsunami yang dikeluarkan BMKG.
BMKG sebelumnya menetapkan sejumlah wilayah dalam status Siaga dan Waspada tsunami. Masyarakat di kawasan yang berpotensi terdampak diminta mengikuti arahan pemerintah daerah dan menjauhi pantai.
Perkembangan situasi kemudian berubah. BMKG menyatakan peringatan dini tsunami akibat gempa tersebut telah berakhir setelah pemantauan terhadap aktivitas gelombang dan kondisi di sejumlah wilayah pesisir.
Meski peringatan dini telah berakhir, aktivitas gempa susulan masih tercatat. Karena itu, masyarakat diminta tetap berhati-hati dan mengikuti informasi resmi BMKG maupun pemerintah daerah.
Gempa Nagekeo menjadi perhatian karena pusatnya relatif dangkal dan berada di wilayah laut. Peristiwa ini sekaligus menunjukkan cepatnya perubahan kondisi di kawasan pesisir ketika gempa kuat terjadi. ***




