Cikalpedia
”site’s

Peristiwa

Gerhana Bulan Total, Ketua MUI: Jangan Percaya Isu Musibah, Perbanyak Ibadah

KUNINGAN – Puncak Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Barat. Berdasarkan pengamatan, kejadian tersebut dimulai pukul 18.33 WIB.

‎Mengenai fenomena itu, KH. Dodo Syarif Hidayatullah selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuningan mengimbau agar melaksanakan sholat gerhana secara berjamaah. Menurutnya, fenomena alam seperti Gerhana Bulan Total merupakan tanda kebesaran Allah SWT yang patut disikapi dengan memperbanyak ibadah dan refleksi diri.

‎”Umat Islam hendak cerdas menangkap makna dan pesan yang terkandung setiap peristiwa alam, termasuk gerhana bulan total. Gerhana ini merupakan salah satu dari sekian banyak fenomena alam yang terjadi dan merupakan ciptaan sang pencipta. Oleh sebab itu, kepada asyarakat Kuningan agar melaksanakan sholat gerhana secara berjamaah,” ujarnya kepada Cikalpedia.id, Selasa, (3/3/2026).

‎Selain itu, kata dia, perbanyak dzikir, istighfar, serta doa memohon ampunan dan perlindungan kepada Allah SWT. Momentum gerhana, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas hubungan spiritual kepada Sang Pencipta.

‎”Dengan terjadinya gerhana, kita diingatkan untuk selalu ingat kepada sang maha pencipta, dan merenungkan sudah sejauh manakah kedekatan kita dengan Allah,” katanya.

‎Fenomena GBT seringkali diisukan dengan tanda-tanda musibah, ia menanggapi isu tersebut dengan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang tidak memiliki dasar ilmiah maupun dalil syar’i.

‎Menurutnya, fenomena tersebut merupakan petunjuk kebesaran dan kuasa Allah SWT dalam menciptakan jagat raya, sekaligus menjadi sarana bagi manusia untuk merenungi keteraturan alam semesta yang berjalan sesuai ketentuanya.

‎”Fenomena ini tidak ada hubungannya dengan kematian seseorang atau marabahaya, melainkan sebagai petunjuk berapa maha besar danaha kuasanya Allah SWT dalam menciptakan alam ini. Bagi Allah, dalam penciptaannya tidak ada yang sulit. Innamaa amruhuu idzaa arooda syaian an yawuula lagii kun ga yakuunu,” tutupnya. (Icu)

Baca Juga :  Sholawat Akbar "2 Cahaya Kemenangan" Bersama Iwan Bule dan Habib Luthfi