“Kalau malam lebih bahaya lagi. Lampu jalan minim, jadi lubang tidak kelihatan. Apalagi kalau habis hujan, tertutup air,” katanya.
Ia berharap, pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut. Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Lebakwangi dan Cinembeuy serta menjadi jalur ramai aktivitas masyarakat, terutama selama bulan Ramadan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, menerangkan bahwa ruas jalan tersebut sudah masuk antrean perbaikan. Bahkan, menurutnya, tidak hanya di wilayah Lebakwangi, pemeliharaan jalan akan dimulai dari Winduhaji sepanjang 13 Km.
“Ruas itu akan ditangani mulai dari Winduhaji, Garawangi, sampai Lebakwangi sepanjang 13 Km. Sedang persiapan lelang, anggarannya 21 miliyar,” katanya. (Icu)
