KUNINGAN – Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Bulan Muharram 1448 Hijriah di Desa Sagaranten. Melalui kolaborasi antara Kampung Zakat Desa Sagaranten dan LAZ PYI Bandung, puluhan anak yatim serta penyandang disabilitas menerima santunan dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan pada Sabtu, (20/6/2026).

‎Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat implementasi nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat. Tak sekadar memberikan bantuan materi, kegiatan juga bertujuan menumbuhkan solidaritas sosial, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.

‎Kepala Desa Sagaranten, Diding, mengatakan keberadaan Kampung Zakat menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat yang terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai lembaga filantropi. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci agar manfaat program sosial dapat menjangkau lebih banyak penerima secara tepat sasaran.

‎“Bulan Muharram merupakan momentum yang sangat tepat untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Melalui Kampung Zakat Desa Sagaranten dan dukungan LAZ PYI Bandung, kami berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dan para mitra dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, inklusif, serta berkeadilan sosial.

‎Sementara itu, Tedi, salah seorang pengurus LAZ PYI Bandung mengapresiasi konsistensi Kampung Zakat Desa Sagaranten dalam menghadirkan berbagai program kemanusiaan di tingkat desa.

Menurutnya, sinergi antara lembaga amil zakat dan pemerintah desa menjadi model kolaborasi yang efektif dalam memperkuat distribusi manfaat zakat hingga ke masyarakat akar rumput.

‎Melalui santunan tersebut, para penerima manfaat mendapatkan bantuan yang diharapkan mampu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan motivasi untuk menjalani kehidupan dengan lebih optimistis. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa selama kegiatan berlangsung.

‎Kampung Zakat Desa Sagaranten terus mengembangkan berbagai program sosial-keagamaan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Program-program tersebut menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan sebagai instrumen sosial yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

‎Kampung Zakat juga berkomitmen memperluas kerjasama dengan berbagai pihak, mulai dari lembaga filantropi, dunia usaha, hingga para dermawan. Langkah itu dilakukan untuk menghadirkan program yang lebih luas, berkelanjutan, dan mampu menjangkau lebih banyak kelompok rentan, termasuk anak yatim, lansia, dan penyandang disabilitas.