Cikalpedia
”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s ”site’s
Nasional

Lumpuh di Lintas Bekasi: Insiden Berdarah di Bekasi Timur, 23 Kereta Api Batal Melintas

Foto: Ilustrasi/Dok.Ist

CIREBON — Jalur kereta api lintas utara Jawa mengalami kelumpuhan menyusul insiden operasional hebat di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta. Peristiwa yang terjadi pada Senin malam (27/4/2026) ini berdampak luas hingga ke wilayah Daop 3 Cirebon, memaksa PT Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan puluhan jadwal perjalanan dan mengevakuasi ratusan penumpang.

Data sementara hingga Selasa dini hari (28/4/2026) pukul 02.00 WIB menunjukkan konsekuensi fatal dari insiden tersebut, 4 orang dilaporkan meninggal dunia dan 79 lainnya mengalami luka-luka. Seluruh korban telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit rujukan di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengonfirmasi bahwa meski situasi di lapangan sangat mencekam, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

“Kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Saat ini fokus utama petugas adalah proses evakuasi dan penanganan korban dengan mengutamakan keselamatan semua pihak,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan resminya.

Daftar Panjang Pembatalan: 23 KA Terhenti

Imbas dari penutupan jalur di lokasi kejadian, PT KAI mengambil langkah drastis dengan membatalkan perjalanan 23 Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang seharusnya melintas pada 27 dan 28 April 2026. Sejumlah kereta unggulan seperti KA Gunungjati, Argo Muria, hingga Gumarang harus terhenti dari operasional.

Berikut adalah rincian perjalanan yang dibatalkan:

Baca Juga :  Banjir Kian Meluas, 28 Kereta Api di Daop 3 Cirebon Gagal Berangkat