Program MBG ini dikawal ketat oleh TNI dan Polri untuk memastikan pelaksanaan sesuai standar dan bebas dari penyimpangan. Kiki juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai oknum yang mengatasnamakan BGN (Badan Gizi Nasional) untuk menawarkan kerja sama fiktif.
Sementara itu, Pj Bupati Agus Toyib menyampaikan bahwa Pemkab telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar per tahun dari Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung program tersebut. Skema pendanaan MBG ini terdiri dari 50 persen APBN, 30 persen dari APBD Provinsi, dan 20 persen dari Kabupaten.
“Ini bentuk komitmen kita agar generasi masa depan Kabupaten Kuningan tumbuh sehat dan cerdas,” ujar Agus.
Dapur MBG saat ini baru satu yang aktif, dan akan terus bertambah secara bertahap seiring kesiapan infrastruktur dan koordinasi dengan pemerintah pusat. Dandim memastikan pengawasan akan berjalan menyeluruh demi menjaga kualitas layanan dan akuntabilitas program. (ali)
