KUNINGAN — Wacana mutasi dan promosi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali mengemuka seiring memasuki Februari 2026. Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar memastikan proses tersebut tengah dipersiapkan dan ditargetkan dapat dilaksanakan sebelum bulan Ramadan.
“Sekarang sudah Februari. Kita sedang mengatur waktu yang paling tepat. Idealnya sebelum puasa, supaya setelah Ramadan roda organisasi sudah bisa langsung berjalan,” kata Dian, Rabu (4/2/2026).
Menurut Dian, mutasi bukan hanya rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari penataan organisasi agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan pelayanan publik. Ia menegaskan, mutasi akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan berbasis evaluasi kinerja.
“Yang terpenting bukan cepat atau lambatnya, tapi tepat. Kita ingin menempatkan orang yang sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Terkait level jabatan, Dian menyebut mutasi akan mencakup beberapa jenjang, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama hingga jabatan administrator dan pengawas. Namun ia belum merinci secara detail jumlah maupun nama-nama yang akan terdampak.
Sementara itu, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Hartanto, membenarkan bahwa proses promosi dan mutasi saat ini sedang berjalan. Menurut dia, tahapan administratif dan evaluasi telah dilakukan secara bertahap.
