
KUNINGAN – Sejuknya suasana alam Talaga Surian Palutungan menjadi saksi semangat baru para pemuda masjid dalam membangun kebersamaan dan kolaborasi. Forum Silaturahmi Remaja Masjid Kelurahan Cigadung resmi melantik jajaran pengurus baru periode 2026–2028, Minggu pagi (17/5/2026).
Pelantikan yang berlangsung sederhana namun khidmat itu dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Camat Cigugur, Lurah Cigadung, para tokoh masyarakat, ketua DKM, hingga perwakilan remaja masjid se-Kelurahan Cigadung. Hamparan alam hijau Palutungan menambah hangat suasana silaturahmi antar generasi muda Islam yang hadir.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan pengurus, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Ketua DKM Al-Huda. Momentum tersebut menjadi awal kepengurusan baru dalam memperkuat sinergi antarremaja masjid sekaligus mendorong kegiatan positif di lingkungan masyarakat.
Lurah Cigadung, Muhammad Arif Kurniawan, mengapresiasi terbentuknya forum tersebut sebagai wadah pemersatu pemuda masjid. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjadi mitra strategis pemerintah kelurahan, terutama dalam bidang keagamaan, sosial, dan pembinaan karakter generasi muda.
“Remaja masjid harus hadir sebagai pelopor kegiatan positif di tengah masyarakat. Forum ini diharapkan mampu melahirkan program yang bermanfaat serta memperkuat ukhuwah antar pemuda,” ujarnya.
Ketua terpilih, Naufal Fadlurohman, didampingi Wakil Ketua Hanief Nurmaulana Azhar, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan forum sebagai ruang kolaborasi seluruh remaja masjid di Cigadung.
“Kami ingin menyatukan program antarremaja masjid, mengaktifkan kegiatan kepemudaan yang produktif, serta menjadikan remaja masjid sebagai motor penggerak kegiatan positif di Cigadung,” kata Naufal.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, juga mengapresiasi semangat pemuda yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Remaja Masjid Kelurahan Cigadung. Menurutnya, keberadaan forum tersebut menjadi energi baru dalam membangun karakter generasi muda yang religius, aktif, dan peduli terhadap lingkungan sosial.
Ia menilai remaja masjid memiliki peran penting dalam menjaga persatuan serta menjadi benteng moral di tengah tantangan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pemerintah daerah mendukung penuh lahirnya berbagai kegiatan kreatif dan edukatif yang digagas generasi muda berbasis masjid.
”Anak-anak muda hari ini harus menjadi generasi yang mampu menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kepedulian sosial. Remaja masjid jangan hanya aktif di kegiatan seremonial, tetapi juga harus hadir memberi solusi dan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tuti.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah antar pengurus serta tamu undangan. Pengurus baru juga dijadwalkan menggelar rapat kerja perdana dalam dua pekan mendatang guna menyusun program kerja satu tahun ke depan.




