“Pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mengembangkan potensi non-akademik. Agar siswa tumbuh secara seimbang,” tegas Toto.
Antusiasme peserta tampak di area perlombaan. Sebanyak 74 peserta beradu kecerdasan dalam Olimpiade MIPAS, sementara panggung seni diramaikan oleh 10 talenta muda di bidang tarik suara.
Tak kalah seru, koridor sekolah disulap menjadi area Market Day. Di sini, pelajar SMPN 2 Jalaksana belajar menjadi pelaku ekonomi kreatif dengan menjajakan berbagai produk.
Ketua Pelaksana, Arief Muhammad Firmansyah, menjelaskan bahwa Market Day dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Ia berharap, kegiatan itu mampu memperkuat citra sebagai lembaga pendidikan yang unggul dan mampu mencetak generasi yang kompeten di segala bidang.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada adik-adik SD, sekaligus memberikan pengalaman pembelajaran kokurikuler bagi siswa kami melalui Market Day,” tuturnya. (Alifia)
