Kapolsek Kesambi, Iptu. Suganda, mengatakan pihaknya telah menjalankan prosedur penanganan standar, termasuk berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan proses evakuasi berjalan sesuai ketentuan.
“Korban dievakuasi menggunakan ambulans ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk dilakukan visum luar guna mengetahui penyebab pasti meninggalnya,” ujarnya.
Hingga Minggu malam, penyebab kematian belum dapat dipastikan. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan apakah korban meninggal karena faktor kesehatan, kecelakaan, atau sebab lain. Berdasarkan keterangan warga, korban diketahui tinggal seorang diri dan jarang berinteraksi dengan penghuni lain.
Kepala Seksi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian sebelum hasil resmi diumumkan. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian lingkungan, terutama terhadap penghuni lanjut usia yang tinggal sendiri.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan kerentanan lansia yang hidup tanpa pendamping. Di tengah kesibukan kota, kondisi darurat kerap luput dari perhatian hingga tanda-tanda kecil seperti suara air yang tak kunjung berhenti menjadi satu-satunya isyarat bahwa sesuatu telah terjadi. (frans)
